WhatsApp Merilis Fitur Baru Untuk Mencegah Peretasan Akun Pengguna. (Foto: Ndtv.com)
Dream – Aplikasi pesan instan, WhatsApp (WA), memperkenalkan fitur baru untuk mengamankan akun pengguna WA dari peretas (hacker). Namanya Two Step Verification.
Dilansir dari Tech Crunch, Senin 13 Februari 2017, setelah mengaktifkannya, fitur ini meminta pengguna untuk memasukkan kata kunci 6 digit ketika mendaftarkan nomor telepon dengan WhatsApp. Fitur ini juga meminta pengguna memasukkan kata kunci tersebut untuk memverifikasi nomor telepon.
Jika ingin mencoba, pengguna bisa mengaktifkannya lewat menu Pengaturan. Setelah itu, pilihlah opsi “ Account” dan pilih fitur “ Two Step Verification”. Kemudian, fitur bisa diaktifkan dengan menyentuh opsi “ Enable”.
“ Sekali diaktifkan, WhatsApp akan meminta kata kunci setiap kali ada upaya verifikasi nomor telepon,” ujar perusahaan.
Pengguna juga bisa memasukkan alamat e-mail jika lupa kata kunci aplikasi ini—ini pilihan. Jika lupa kata kunci, sebuah tautan untuk menonatkfikan fitur two step verification, akan dikirimkan ke alamat surel yang didaftarkan. WhatsApp tidak memverifikasi alamat surel.
“ Jadi, pengguna harus berhati-hati memasukkannya,” kata perusahaan.
Jika pengguna sudah mengaktifkan fitur ini, selama 7 hari, nomor yang terdaftar tidak akan diizinkan untuk diverifikasi ulang di WhatsApp tanpa kata kunci. Setelah tujuh hari, nomor pengguna boleh diverifikasi tanpa kata kunci. Tapi, pengguna akan kehilangan semua pesan yang ditunda (pending message) sepanjang masa reverifikasi. Pesan tersebut akan dihapus.
Jika nomor pengguna direverifikasi oleh WhatsApp selama 30 hari—dihitung dari waktu terakhir penggunaan aplikasi ini—tanpa password, akun pengguna akan dihapus dan akun baru akan terbuat setelah sukses reverifikasi.
Fitur ini memang telah tersedia di WhatsApp beta pada November. Kini, pengguna fitur ini sudah mencapai 1,2 miliar pengguna.
Tertarik untuk menggunakannya?
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global