Foto: Youtube/vlogger Receh Kaliandong
Dream - Nama sastrawan Pramoedya Ananta Toer masih terkenang hingga saat ini dengan karya-karyanya. Namun tak banyak yang tahu dia mempunyai seorang adik yang tak kalah berprestasi, tapi kehidupannya memprihatinkan.
Adik Pramoedya, yang bernama Soesilo Toer, merupakan seorang doktor lulusan Rusia yang kini menjadi seorang pemulung.
Soesilo Toer berkelana ke Uni Soviet alias Rusia pada 1962 hingga 1973. Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, pada tahun 1937 itu menempuh studi pascasarjana di Fakultas Ekonomi dan Politik di Universitas Patrice Lumumba dan meraih gelar Doktor dari Institut Perekonomian Rakyat Plekhanov.
Setelah lulus, Soesilo menyelesaikan studi di bidang ekonomi dan politik. Dia mendalami filosofi ajaran Marxisme dan Leninisme terutama terkait dengan realisme sosial.
Kecerdasannya dalam hal sastra juga tak kalah dari kakaknya. Soesilo menguasai enam bahasa sekaligus yaitu Indonesia, Jawa, Rusia, Inggris, Belanda, dan Jerman.
Soesilo juga hobi mengoleksi buku dan literatur di rumahnya. Meskipun sudah usia senja, dia turut berkontribusi di bidang literasi.
Kecintaannya di bidang perbukuan tergambar dari adanya Perpustakaan Pataba di rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer. Perpustakaan itu dikelola oleh Soesilo dengan koleksi buku mencapai 10 ribu buku termasuk buku karya Toer.
Kini Soesilo memilih berprofesi sebagai pemulung. Hobi memulung diketahui sudah dilakukannya sejak kecil, karena dia senang mengumpulkan barang bekas.
Selain memulung, Soesilo Toer juga beternak ayam dan kambing di rumahnya. Dirinya juga masih aktif menulis hingga saat ini.
Sumber: Merdeka.com