Strategi Citilink Sambut Libur Lebaran

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 19 Maret 2018 17:13
Strategi Citilink Sambut Libur Lebaran
Selain memperkenalkan seragam baru untuk awak kabinnya, mereka juga menyiapkan sejumlah rute baru.

Dream - Maskapai penerbangan berbiaya murah, Citilink Indonesia sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyambut momen Ramadan dan libur Lebaran 2018.

" Kita tengah siapkan. Nanti sekitar April atau Mei kita sampaikan akan menyiapkan ekstra penerbangan," ujar Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo di Jakarta Barat, Selasa 19 Maret 2018.

Juliandra mengungkapkan, pada tahun lalu Citilink menyediakan 60 ribu kursi tambahan untuk momen tersebut. " Yang jelas tidak lebih kurang dari tahun lalu," imbuh terkait jumlah kursi tambahan tahun ini.

Ia juga menambahkan, tiket pesawat untuk libur Lebaran 2018 sudah bisa dipesan. Namun, mengenai harga, tiket tersebut akan menyesuaikan.

Anak perusahan Garuda Indonesia itu juga terus membuka rute baru. Sebelumnya, pada Februari, Citilink sudah membuka rute baru dari Jakarta menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

Mulai Maret 2018 dan seterusnya ada rute lainnya yakni Cengkareng-Penang (Malaysia). Kemudian bulan berikutnya akan menambah frekuensi ke Solo, Palangkaraya dan Banjarmasin.

" Berikut nanti juga beberapa kota di ASEAN. Kita masih mengkajinya," tutur Juliandra.

Citilink Indonesia juga memperkenalkan seragam baru untuk awak kabinnya. Desain seragam saat ini sudah dipakai selama tiga tahun, hingga Citilink menilai perlu melakukan pembaruan. Salah satunya terobosan yang dibuat Citilink adalah diperkenalkannya seragam khusus untuk pramugari berhijab.

Mereka berharap adanya pembaruan seragam ini akan mencerminkan wajah dan layanan Citilink. " Seragam kabin crew yang baru nanti akan memancarkan keanggunan, elegan, dan kesigapan dan kesopanan santunan dalam melayani" .

(Sah)

1 dari 1 halaman

Citilink Buat Seragam Baru Khusus Kabin Crew Berhijab

Dream - Baru-baru ini Citilink meraih penghargaan bintang empat Skytrax dan predikat sebagai Maskapai Berbiaya Hemat (LCC) Premium. Penghargaan yang memacu Citilink untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.

Dengan semangat Go-Regional dan layanan baru, Citilink memperkenalkan seragam baru untuk awak kabinnya.

Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo mengatakan seragam baru ini menunjukkan perubahan internal dan strategis atas layanan maskapai.

" Seragam baru ini penting dalam meningkatkan performa sebagai LCC premium yang go-regional dengan semangat layanan baru," ujar Juliandra di Pullman Hotel, Senin 19 Maret 2018.

Juliandra mengatakan seragam cabin crew yang baru dan layanan perlindungan penerbangan maksimal Super Shield kami tidak saja memancarkan keanggunan, elegan, kesigapan dan kesopansantunan dalam melayani penumpang. " Lebih dari itu, yakni komitmen dan kepedulian kami untuk selaiu memberikan yang terbaik.”

Seragam awak kabin didesain dengan motif Gurdo Aji yang artinya 'anak Garuda'. Warna yang dipilih tetap disesuaikan dengan warna khas Citilink, yaitu hijau daun dan hijau lumut.

  citilink

" Gurdo aji ini notif batik dengan konsep bayangan burung yang sedang terbang pada backgroundnya. Gurdo aji sendiri itu memiliki arti anak garuda," tutur Lius Vioni, Desainer seragam baru Citilink.

Selain terinspirasi dari citra sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia, desain seragam baru crew kabin juga terinspirasi dari visi misi dan tujuan Citilink.

" Kita harus bisa membuat konsep yang disesuaikan dari visi misi background historikal dan servis si perusahaan itu sendiri," jelas desainer lulusan LaSalle College 2014 ini.

Desain seragam Citilink kali ini berbeda dengan era 2008-2017. Citilink kali ini membuat desain khusus untuk pramugari berhijab.

Busana itu hadir dengan celana dan pakaian lebih panjang. Ada tambahan motif di hijab dan di pergelangan tangan baju.

Desain seragam berhijab ini dibuat sebagai cerminan dari semangat religius yang mendasari pelayanan setulus hati dan penghormatan terhadap sesama. 

Beri Komentar
Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker