Kini, Anda Bisa Mencetak Foto Mantan Di Alas Sepatu. (Foto: Mynewshub)
Dream – Pengalaman putus cinta terasa pahit oleh siapa pun. Apalagi, putus cinta disebabkan oleh perselingkuhan.
Banyak orang menghabiskan waktu yang lama untuk melupakan mantan kekasih alias move on.
Namun, sebuah studio di London, Inggris, memberikan kesempatan untuk siapa pun yang putus cinta untuk membalas dendam secara halus. Plus, memberikan waktu untuk menghapus luka.
Studio yang bernama Bompass&Parr menciptakan alas sepatu yang digelar “ Anti Hari Kekasih”. Di proyek ini, orang-orang bisa mencetak foto mantan kekasih di atas alas sepatu. Studio ini mengatakan cetak foto di alas sepatu merupakan simbol balas dendam setelah ditinggalkan mantan pacar.
Harganya terbilang lumayan. Untuk satu cetak foto, harganya sebesar 10 poundsterling (Rp190.281). Selain membayar uang, mereka yang berminat juga bisa menceritakan kisah asmara yang kelam.
Awalnya, Bompass&Parr hanya mencetak 25 alas kaki untuk menyambut Hari Kasih Sayang yang jatuh pada 14 Februari. Namun, kuotanya diperbanyak karena peminatnya membludak.
Mencetak foto mantan pacar ini sebenarnya sudah dilakukan pada zaman Mesir kuno. Kala itu, wajah musuh akan dicetak di telapak sepatu sebagai cara untuk menundukkan dan merendahkan mereka.
“ Dengan berjalan sambil menginjak wajah seseorang yang membuat Anda sedih atau marah, alas sepatu ini akan memberikan kesan psikologi kepada pemakai. Dia akan mengembalikan perasaaan dari siksaan putus cinta dan bisa mempersiapkan diri pengguna untuk hubungan yang selanjutnya,” kata perusahaan.
Sumber: Mynewshub.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya