BPD Dianjurkan Konversi ke Bank Syariah Daripada Spin Off

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 27 Desember 2016 10:29
BPD Dianjurkan Konversi ke Bank Syariah Daripada Spin Off
Ada beberapa kelebihan dari konversi daripada spin off.

Dream – Pakar ekonomi syariah menyarankan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan konversi ke bank syariah. Faktor efisiensi menjadi alasannya.

Seperti diketahui, selain BPD Aceh, salah satu bank yang berniat melakukan konversi bisnisnya adalah Bank NTB. Saat ini proses persiapan telah dilakukan manajemen dan pemegang saham.

Pakar ekonomi syariah, M. Syafii Antonio, mengatakan ada manfaat yang akan diambil Bank NTB jika dia berubah bentuk menjadi bank syariah.

“ Lebih baik dirinya sendiri konversi menjadi syariah,” kata Syafii di Jakarta, ditulis Selasa 27 Desember 2016.

Dia mengatakan suatu bank konvensional harus menyetorkan modal minimal jika ingin melepas unit usaha syariah (spin off). Dengan kata lain, induk memberikan modal untuk anak usaha.

Tak hanya itu, direksi bank akan terbagi menjadi dua, yaitu direksi induk perusahaan dan anak usaha. “ Kekuatan induk ditarik ke anak,” kata Syafii.

Namun diakuinya, konversi bank konvensional menjadi bank syariah memang akan membuat bank menjadi efektif.

“ Kalau konversi, direksi cuma satu. Modal tidak terpecah. Nah, pilihan-pilihan ini hyang harus didorong,” kata dia.

Syafii berharap manajemen BPD yang berencana untuk anak usaha syariahnya untuk mempertimbangkan opsi konversi. “ Ini, kan, (masalah) efisiensi,” kata dia.

Tak seperti BPD Aceh, konversi BPD NTB menjadi bank syariah kemungkinan tak terlalu signifikan mendongkrak aset bank syariah secara nasional. 

“ (Kontribusi) NTB tidak terlalu besar. Tapi, sekitar 0,2-0,3 persen dari (aset bank) ribuan triliun karena (aset dia) hanya Rp8 triliun,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar