Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sebuah Pusat Perbelanjaan Di X'ian, Tiongkok Menjual Udara Segar. (Foto: Shanghaiist)
Dream – Pada dasarnya, manusia tak perlu mengeluarkan uang untuk menghirup udara segar. Alam menyediakannya secara gratis.
Tapi, hal ini tidak berlaku di Xi’an, Tiongkok. Jika ingin menghirup udara segar di sana, mereka harus merogoh kocek sebesar 1 yuan atau Rp2 ribu.
Dilansir dari Shanghaiist, Sabtu 24 September 2016, sebuah pusat perbelanjaan di Xi’an menjual udara segar yang dikemas di dalam kantong plastik. Per kantongnya dibanderol seharga Rp2 ribu.
Ada alasan udara segar menjadi barang “mahal” bagi masyarakat Xi’an. Kualitas udara di Xi’an tergolong kategori buruk. Kandungan partikel debu di Xi’an sebesar 65 mikrogram per meter kubik udara, jauh di atas standar WHO yang sebesar 25 mikrogram per meter kubik. Xi’an memang termasuk ke dalam daftar kota di Tiongkok yang tingkat polusinya parah.
Sebuah studi menunjukkan orang yang menghirup kabut asap di Tiongkok memiliki umur 25 bulan lebih pendek daripada yang tidak menghirup kabut asap.
Sebuah studi lain menunjukkan bahwa lebih dari 4 juta orang Tiongkok mengidap penyakit kanker dan 3 juta di antaranya meninggal akibat kanker pada tahun 2015. Sejak tahun 2010, penyakit kanker mematikan di Negara Tirai Bambu adalah kanker paru-paru.
Oleh karena itulah, lewat promo “udara bersih”, pusat perbelanjaan di Xi’an mengajak masyarakat untuk sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan agar udara segar tetap tersedia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari