Dream - Didukung pembukaan positif bursa saham regional, indeks acuan saham syariah Indonesia kembali melanjutkan laju kenaikannya. Aksi beli investor lokal pun kembali melanda lantai bursa.
Hal sebaliknya terjadi pada dana-dana asing. Pagi ini asing membukukan nett sell meski dengan nilai relatif kecil.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 17 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,636 poin ke level 157,303.
Laju ISSI masih cukup nyaman di zona hijau hingga 30 menit waktu perdagangan. Kali ini ISSI masih menanjak 1,731 poin (1,10%) ke level 158,398.
Aksi beli investor lokal telah mendorong 109 emiten beranjak ke zona hijau. Sebaliknya, hanya 18 emiten yang terkena aksi jual dan 30 lainnya masih bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah jelang Puasa ini mencapai Rp 496 miliar dengan 7,56 miliar saham berpindahtangan.
Pembukaan di zona positif juga dibukukan saham-saham bluechips syariah. Menguat 3,422 poin, Jakarta Islamic Index (JII) mengawali perdagangan di level 656,455.
Perburuan saham-saham bluechips syariah terus mendorong JII bergerak menguat. Hingga 30 menit perdagangan, JII telah menanjak 8,747 poin (1,34%) ke level 661,780.
Pelaku pasar berhasil menggiring 27 emiten unggulan syariah masuk zona hijau. Hanya 1 emiten yang bergerak melemah dan 2 lainnya stagnan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai sesi prapembukaan dengan menanjak 22,037 poin (0,45%) ke level 4.894,636. IHSG kembali tumbuh 27,623 poin (0,57%) ke level 4.900,222 di sesi pembukaan.
Dari kawasan regional, indeks saham utama Asia membuka perdagangan dari zona positif. Namun indeks Nikkei kini justru tengah tertekan dan melemah 0,34 persen.
Laju positif masih dicetak indeks Hang Seng dan Strait Times yang menguat masing-masing 0,10 persen dan 1 persen.
Di pasar keuangan, rupah masih tertekan meski sempat dibuka menguat. Kurs rupiah saat ini turun tipis 1 poin (0,01%) menjadi 13.349 per dolar AS.