(Foto: Shutterstock)
Dream - Dalam kehidupan sosial, kita akan berhadapan dengan banyak karakter orang. Ada yang menyenangkan, memotivasi, bahkan menjatuhkan.
BACA JUGA : Orang Ini Jual Kotoran Untuk Usir Roh Jahat
Kita menemui semua macam karakter di manapun. Tidak hanya di tempat kerja, bahkan di lingkungan tempat tinggal sendiri.
BACA JUGA: Doa Menjauhkan Diri dari Masalah Beserta Artinya
Punya teman atau tetangga dengan perangai buruk bukan hanya dialami satu dua orang. Kita sampai risih dengan tingkah orang tersebut.
Jika dibiarkan, orang tersebut bisa melewati batas. Tapi jika dibantah, malah bisa muncul masalah baru dan hubungan pertemanan atau bertetangga jadi tidak lagi ramah.
Jalan keluar dari persoalan ini yaitu memohon kepada Allah agar terhindar dari pengaruh perangai buruk tersebut dengan doa ini.
اللهم اني أعوذ بك من يوم السوء ومن ليلة السوء ومن ساعة السوء ومن صاحب السوء ومن جار السوء في دار المقامة
Allahumma inni a'udzubika min yaumis su' wa min lailatis su' wa min sa'atis su' wa min shahibis su' wa min jaris su' fi daril muqamah.
Artinya,
" Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk. Teman yang buruk, dan dari tetangga yang buruk di tempat tinggalku."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Lidah tidak bertulang namun bisa menjadi penentu masa depan. Karena pada lidah dapat terucap segala macam perkataan.
Pun demikian, lidah juga menjadi cerminan seseorang di mata yang lain. Perkataan yang terucap akan menentukan bagaimana dia dinilai orang.
Seseorang akan disukai bila dia kerap mengucap kata-kata baik. Sebaliknya, dia dibenci jika sampai terucap kata-kata buruk.
Meski begitu, kecenderungan orang untuk berkata apapun bisa dipengaruhi kondisi kejiwaannya. Yang perlu diwaspai yaitu ketika marah karena dapat mengeluarkan kata-kata buruk
Agar lisan dan perkataan kita terjaga dari hal-hal buruk, amalkan doa ini.
اللهم اسألك كلمة الحق في الغضب والرضىا
Allahumma as'aluka kalimatal haq fi ghadab wa ridla.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar pada saat marah dan ridha."
Sumber: Bincang Syariah