Dolar Kembali Sentuh Rp14.900, Indeks Syariah Tiarap

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 17 September 2018 16:58
Dolar Kembali Sentuh Rp14.900, Indeks Syariah Tiarap
Sektor industri `babak belur`.

Dream - Bursa saham Indonesia kembali menghadapi tekanan akibat mata uang Negeri Paman Sam, Dolar AS. Melemahnya rupiah terhadap dollar AS merembet ke lantai bursa dan menyeret indeks syariah kembali mendekam melemah seharian.

Di perdagangan awal pekan ketiga, Senin 17 September 2018, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terjun cukup dalam hingga 3,299 poin (1,88%) ke level 172,599.

ISSI tak bisa berbuat banyak di awal perdagangan setelah dibuka melemah di level 175,387. Pelemahan yang dialami sejumlah saham syariah membuat ISSI sempet terseret ke level terendah di 172,283.

Dengan hampir seluruh bluechips syariah yang ditutup melemah, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga rontok sampai 16,288 poin (2,5%) ke level 636,057. Indeks JII hanya menyisakan satu emitennya di zona hijau lantai bursa.

Koreksi dalam juga dialami indeks JII70 yang turun 5,006 poin (2,31%) ke level 211,687.

Lantai bursa saham Indonesia di awal pekan ini memang tengah mengalami rekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan kembali menjauh dari zona 6000 usai terpangkas 107,024 poin (1,8%) ke level 5.824,257.

1 dari 2 halaman

Saham Industri Rontok

Lantai bursa menjadi tempat yang angker bagi pelaku pasar di awal pekan ini. Transaksi perdagangan saham syariah turun tajam hingga sesi paska-penutupan perdagangan. Total perdagangan kali ini hanya mencapai Rp2,44 triliun dari 40,05 miliar lembar saham.

Aksi jual juga dilakukan pemodal asing yang akhir pekan lalu sempat berbalik arah melakukan borong saham. Nett sell asing pada saham syariah mencapai Rp133 miliar.  

Penjualan saham marak terjadi di sektor industri aneka, infrastruktur, industri dasar, dan manufaktur ketiganya mengalami koreksi cukup tajam masing-masing 3,07 persen, 2,5 persen, 2,49 persen, dan 2,24 persen.

Daftar top gainer bluechips syariah kali ini dihuni hanya satu emiten dengan kenaikan sangat kecil. LPKR menjadi satu-satunya bluechips syariah yang menguat senilai Rp2.

Sementara saham-saham penggerak bursa syariah justru rontok dihajar aksi beli investor. Top losser JII dihuni saham UNVR dan INTP yang terpangkas masing-masing Rp1.050 dan Rp1.025.

Pelemaham saham ini diikuti oleh ITMG yang sahamnya turun Rp825, UNTR Rp725, dan ASII Rp275.

2 dari 2 halaman

Apa Kabar Rupiah?

Kabar kurang menyenangkan juga datang dar pasar keuangan. Dolar AS kembali bergerak perkasa seharian di tengah pengumuman neraca perdagangan Indonesia oleh BPS.

Mata uang Paman Sam bahkan kembali mendekati posisi Rp14.900.

Pada pukul 16.10, dolar AS menguat 83 poin (0,56%) ke level Rp14.889 per dolar AS. Nilai tukarnya bahkan menyentuh level Rp14.900 per dolar AS.

Beri Komentar