Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Pria Asal Pakistan Ini Jadi Miliarder AS Berharta Rp165 T

Reporter : Alfi Salima Puteri
Sabtu, 15 Oktober 2022 15:20
Dulu Tukang Cuci Piring, Kini Pria Asal Pakistan Ini Jadi Miliarder AS Berharta Rp165 T
Shad Khan, panggilan akrabnya, bekerja sebagai tukang cuci piring ketika remaja. Lingkungan AS yang berbeda dengan Pakistan pun tidak membuat dirinya patah semangat. Ia malah membaurkan dirinya.

Dream - Siapa yang bisa menduga jika seorang pria yang awalnya hanya seorang tukang cuci piring bisa menjelma menjadi seorang miliarder dunia. Dialah Shahid Khan. Pria keturunan Paskitan ini pernah menjadi sorotan dunia karena membeli stadion Wembley pada tahun 2018.

Stadion terbesar di Inggris tersebut dibanderol seharga 600 juta pound sterling atau setara Rp 8,9 triliun pada saat itu.

Meskipun keturunan Pakistan, Shahid Khan bukan keturunan bandar minyak atau saudagar makmur. Dia berasal dari keluarganya imigran yang memutuskan mengadu nasib di Amerika Serikat (AS) saat Shahid masih berusia 16 tahun.

Shad Khan, panggilan akrabnya, bekerja sebagai tukang cuci piring ketika remaja. Lingkungan AS yang berbeda dengan Pakistan tidak membuatnya patah semangat. Ia malah berusaha membaurkan dirinya dengan kehidupan negeri Paman Sam ini.

Menurut Jacksonville, saat kuliah, ia masuk ke kelompok Beta Theta Phi di Universitas Illinois. Keputusan yang mengejutkan mengingat kelompok mahasiswa tersebut secara tradisional selalu diisi mahasiswa kulit putih. Ternyata, Khan menjadi anggota yang populer dan di sana ia belajar mengenai pasar saham.

1 dari 2 halaman

Dalam dunia karier, ia memulai dari bisnis bumper truk, Flex-N-Gate. Yang membangun perusahaan tersebut bukan dia, tetapi dibeli oleh Shad pada 1980. Sekarang, perusahaan bumper truk itu memiliki 62 pabrik dan 24 ribu pegawai di seluruh dunia.

Menurut Forbes, kekayaan Shad Khan mencapai US$10,7 miliar atau sekitar Rp165 triliun. Dia juga pemilik dari klub sepak bola Fulham dan NFL Jacksonville Jaguar.

Tak berpuas sampai di situ, ia merambah ke bisnis olahraga. Awalnya, ia berniat memiliki tim NFL pada tahun 2020. Kesepakatan untuk mengakuisisi 60 persen St Louis Rams sempat dibuat.

Namun, pemegang saham minoritas Stan Kroenke membatalkan perjanjian tersebut karena terbentur oleh klausul. Shahid pun tak menyerah, kemudian ia membeli Jacksonville Jaguar, salah satu tim American Football pada tahun 2011.

2 dari 2 halaman

Dua tahun setelahnya, ia membeli klub sepak bola Fulham yang berbasis di Inggris. Kemudian, Shahid Khan membeli Flex-N-Gate pada tahun 1980.

Dalam waktu sembilan tahun menjadikan perusahaan itu sebagai satu-satunya pemasok suku cadang Toyota di AS.

Diketahui, Shahid Khan juga memiliki kapal pesiar bernama Kismet, yang memiliki arti takdir dalam bahasa Turki.

Kismet adalah kapal pesiar milik Khan dan dirancang dalam skala besar untuk menghibur dan keinginan untuk meningkatkan efek dramatis.

Diluncurkan pada tahun 2014, Kismet 95m adalah kapal pesiar yang luas. Kapal ini dirancang untuk mengesankan klien dan bisa menampung hingga 270 orang saat pesta.

Beri Komentar