Sosok Erick Thohir, Bos Media yang `Berkilau` di Olahraga

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 21 Oktober 2019 13:36
Sosok Erick Thohir, Bos Media yang `Berkilau` di Olahraga
Pria ini juga mendatangi Istana Negara memenuhi panggilan Jokowi hari ini.

Dream – Selain Wishnutama, Erick Thohir juga ikut menyambangi Istana Negara. Mengenakan pakaian putih seperti para undangan lain, mantan ketua tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf ini tiba di Istana sekitar pukul 11.11 WIB.

Dikutip dari Liputan6.com, Senin 21 Oktober 2019, Erick yang mengenakan celana hitam enggan berkomentar soal pemanggilannya hari ini.

 Erick Thohir.

" Nanti, nanti," kata Erick tersenyum dan melambaikan tangan.

(Sumber: Liputan6.com/Lisza Egenham)

1 dari 6 halaman

Siapa Erick Thohir?

Erick lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970 dari keluarga pekerja keras. Dia adalah anak Teddy Thohir. Saudaranya, Garibaldi “ Boy” Thohir, merupakan seorang bankir.

Erick merupakan pengusaha Indonesia dan pendiri Mahaka Group. Di kepemimpinannya, Mahaka berbisnis di bidang media dan hiburan, seperti Republika, Golf Digest, dan Mahaka Advertising.

Dia juga menjadi Direktur PT Intermedia Capital Tbk (IMC), cucu usaha grup Bakrie yang mengelola stasiun televisi ANTV.

Selama dipimpin Ercik, harga saham perusahaan sukses melejit dan pendapatan dari iklan meningkat. Perusahaan itu berkontribusi signifikan untuk induk usahanya yakni PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).

2 dari 6 halaman

Bersinar di Olahraga

Selain bisnis, Erick juga “ punya nama” di bidang olahraga. Namanya terus menanjak setelah membeli salah satu klub sepakbola Italia, Internazionale Milan (Inter Milan). Dia menjadi presiden Inter Milan sejak 2013.

Sejak berada di tangan Erick, klub itu sukses menarik perusahaan raksasa China, Suning Grup, yang dikenal memiliki kemampuan manajerial dan finanisial yang luar biasa besar.

Berduet dengan Zhang Jindong (pemilik Suning Grup), Erick membuat pembukuan Inter Milan menjadi kinclong. Keputusan cepat membeli pemain seperti menjadi jalan terbaik bagi Milan, untuk kembali ke liga kasta teratas Eropa atau Liga Champion.

Selain di lapangan hijau, Erick Thohir juga dikenal sebagai orang Asia pertama yang memiliki klub NBA. Lewat negosiasi panjang pada 2011 Erick memborong saham Philadelpia 76ers. Dia menjadi bagian dari konsorsium raksasa, yang didalamnya ada nama besar seperti aktor Will Smith, Jada Pinkett Smith, dan Jason Levien membeli saham 76ers.

3 dari 6 halaman

Jangkau Basket

Di Tanah Air, Eerick adalah pemilik klub bola basket Staria Muda Britama dan Indonesia Warriors.

Dan pada tahun 2012, bersama Levien, dia menjadi pemilik mayoritas saham klub yang berlaga di Major League Soccer, DC United.

Lewat DC United itulah dia memanggungkan sejumlah pebasket muda Indonesia ke panggung dunia.

4 dari 6 halaman

Diundang ke Istana, Ini Profil Nadiem Makarim

Dream – CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia), Nadiem Makarim, datang ke Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019. Nadim yang mengenakan kemeja putih datang dengan senyum terkembang.

Dikutip dari Liputan6.com, Nadiem mengaku mendapat tawaran posisi menteri dari Jokowi. Dia mengaku menerima tawaran tersebut.

" Masalah posisi sesifik saya tidak boleh bicara karena itu hak prerogatif presiden," kata Nadiem Makarim setelah keluar dari Istana Negara.

 

Nadiem mengaku diajak diskusi oleh Jokowi selama berada di dalam istana. " Diskusi butir-butir ke depan," tutur dia.

Pemilik startup decacorn ini memang santer disebut-sebut masuk jadi anak buah Jokowi. Nadiem sering disebut menjadi menteri urusan digital dan ekonomi kreatif.

Sekadar informasi, jelang pengumuman kabinet Jokowi periode 2019—2024, sejumlah tokoh penting diundang ke Istana. Selain Nadiem, tokoh yang menyambangi Istana adalah Mahfud MD.

Sumber: Liputan6.com/Lisza Egenham

5 dari 6 halaman

Siapa Nadiem?

Pria kelahiran 1984 ini lahir di Singapura serta mengenyam pendidikan jurusan Hubungan Internasional Brown University, Amerika Serikat, pada 2002 dan lulus tahun 2006. Pada 2009, Nadiem melanjutkan pendidikan pasca sarjana Master of Bussiness Administration di Harvard Business School.

Pada 2010, anak pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri, mendirikan Gojek. Semula, perusahaan ini menawarkan bisnis pengiriman barang dan layanan ride hailing dengan sepeda motor.

Kini, layanannya telah bertransformasi menjadi “ super app”. Layanannya tak hanya berbasis di bidang ojek online, tetapi juga pengiriman makanan, belanja kebutuhan sehari-hari sampai jasa pijat. Di bawah kepimimpinan Nadiem, Gojek juga mengembangkan sayap ke negara tetangga, yaitu Thailand dan Vietnam.

Kini, Gojek telah menjadi perusahaan decacorn. Nilai perusahaannya menembus angka US$10 miliar (Rp141,02 triliun). Berkat kesuksesan Gojek, harta Nadiem turut meroket. Menurut Globe Asia, pria ini masuk ke dalam daftar 150 orang kaya Indonesia. Kekayaan Nadiem mencapai US$100 juta atau sekitar Rp1,41 triliun.

6 dari 6 halaman

Giliran Bos Gojek Nadiem Makarim Merapat ke Istana

Dream - Setelah Mahfud MD dan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu atau Tetty Paruntu tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, tokoh ketiga berkemeja putih hadir. Tokoh ketiga yakni Founder Gojek Nadiem Makarim.

Nadiem tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 10.20 WIB, Senin 21 Oktober 2019.

Nadiem tiba seperti dua tokoh lainnya, Mahfud MD dan Tetty Paruntu, dengan mengenakan kemeja putih. Nama Nadiem memang kerap muncul di prediksi susunan Kabinet Kerja Jokowi-Maruf Amin periode 2019-2024.

Sebelumnya, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tiba lebih awal pagi ini. Disusul Tetty Paruntu yang tiba juga berkemeja putih.

Nadiem dikenal karena inovasinya dalam bidang teknologi. Pria kelahiran 4 Juli 1984 sukses mengantarkan Gojek menjadi salah satu perusahaan yang menyandang gelar Unicorn Indonesia.

Di tangan Nadiem, Gojek melebarkan sayap hingga beroperasi di sejumlah negara. Beberapa di antaranya seperti di Vietnam, Singapura, dan kini tengah menjajaki kemungkinan beroperasi di Malaysia.

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan