Alasan Gubernur NTT Minta Siswa SMA Masuk Pukul 5 Pagi: Agar Keterima di Universitas Harvard

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 1 Maret 2023 15:35
Alasan Gubernur NTT Minta Siswa SMA Masuk Pukul 5 Pagi: Agar Keterima di Universitas Harvard
“Banyak orang yang mengatakan ‘itu pagi buta’, lihat baik-baik matahari terbit di Nusa Tenggara Timur itu (jam) 5:48 menit," kata Laiskodat.

Dream - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, buka suara soal kebijakan pelajar masuk sekolah pukul lima pagi. Dia menegaskan, aturan itu hanya untuk dua Sekolah Menengah Atas (SMA), yakni SMA 1 dan SMA 6.

" Kita tidak perlu semua sekolah, tapi kita perlu dua sekolah. Dua sekolah itu sekolah unggul. Unggul dalam pengetahuan dan karakter,” kata Viktor dalam video yang diungah akun Instagram @viktorbungtilulaiskodat, Rabu 1 Maret 2023.

Viktor menjelaskan, saat ini NTT kekurangan infrastruktur, suprastruktur, hingga sumber daya, kecuali uang. Dia menyebut 50 persen dari total APBD Provinsi NTT dialokasikan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sehingga, menurutnya, anggaran tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin, salah satunya dengan masuk sekolah pukul 5 pagi WITA.

" Desain khusus itu tidak ada di semua sekolah karena kalau fokus itu artinya kita tidak boleh semua," katanya.

1 dari 4 halaman

Membantu Siswa Masuk Universitas Unggulan

Politikus Nasdem ini juga menyadari adanya kendala transportasi dan keamanan untuk menerapkan kebijakan sekolah mulai pukul lima pagi. Oleh karena itu Viktor telah bekerja sama dengan kepolisian setempat.

" Kita bisa tahu ternyata kita punya kekurangan di situ, maka evaluasi ini cukup baik untuk kita lakukan evaluasi," ucap Viktor.

Pria yang menjabat sebagai Gubernur NTT sejak tahun 2018 ini juga akan bekerja sama dengan lembaga yang dapat membantu kemampuan serta standar para siswa, agar dapat masuk universitas unggulan seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Harvard University sekalipun.

" Kalau mereka menulis itu: saya ingin ke Harvard University. Maka anak ini dipersiapkan sekelas masuk Harvard University. Hanya dua sekolah ini," sambung Viktor.

2 dari 4 halaman

Mempersiapkan Siswa Jadi Pemimpin di Masa Depan

Menurut Viktor, kebijakan ini untuk menyiapkan siswa-siswi di dua sekolah tersebut menjadi pemimpin masa depan. Dia juga tak masalah apabila ada orang tua yang tidak setuju karena jam masuk.

" Bagi orang tua yang ingin mendorong anaknya disitu, dia akan disiapkan dengan baik jadi pemimpin masa depan. Yang tidak mau, tidak dipaksa," jelas Viktor.

Adapun soal waktu masuk pukul 05.00 pagi yang menurut orang kebanyakan terlalu ‘pagi buta’, mantan anggota DPR RI ini menyebut dalam sebuah filosofi bahwa seseorang siap hidup sebelum matahari terbit.

“ Banyak orang yang mengatakan ‘itu pagi buta’, lihat baik-baik matahari terbit di Nusa Tenggara Timur itu (jam) 5:48 menit. Filosofi seorang tokoh yang mau disiapkan adalah sebelum matahari itu terbit, dia telah siap untuk hidup di dalam pembangunan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

3 dari 4 halaman

Bukan Cuma Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi, Gubernur NTT Imbau Masyarakat Jalan Kaki Mulai Maret 2023 untuk Kendalikan Inflasi

Dream - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilo Laiskodat mengeluarkan kebijakan baru untuk seluruh masyarakat NTT agar berjalan kaki mulai Maret 2023. 

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Lery Rupidara mengatakan kebijakan tersebut diambil dalam rangka mengendalikan inflasi agar mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

”Tujuh November gubernur keluarkan edaran dalam rangka pengendalian inflasi diimbau seluruh orang NTT berjalan kaki,” ujat Lery Rupidara dalam acara Sosialiasi Uji Coba Implementasi Full Cycle Subsidi Tepat di Kupang dikutip dari Flores Editorial, Rabu 1 Maret 2023.

4 dari 4 halaman

Tidak Ada Sanksi

Lery menjelaskan, pengurangan pemakaian BBM juga berguna agar NTT menjadi ramah lingkungan, sedangkan jalan kaki bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

“ Jalan kaki tidak disebutkan berapa jauhnya, itu kebebasan setiap orang, itu menggugah kesadaran orang kalau kita jalan kaki hemat BBM,” ujarnya.

Meskipun demikian, Lery menegaskan bahwa tidak ada sanksi, imbauan tersebut bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat NTT.

" Sanksinya di akhirat. Namanya juga imbauan saja. Orang Indonesia itu malas berjalan kaki," ujarnya.

Sebelum mengeluarkan kebijakan jalan kaki, Gubernur NTT juga membuat aturan baru di sektor pendidikan, di mana semua pelajar NTT harus masuk sekolah pukul 5 pagi.

Beri Komentar