Formasi CPNS Guru dan Tenaga Kesehatan untuk Honorer

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 18 September 2018 07:42
Formasi CPNS Guru dan Tenaga Kesehatan untuk Honorer
Tak lama lagi, pendaftaran CPNS akan dibuka.

Dream - Seleksi pendafaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin dekat. Pemerintah akan membuka pendaftaran seleksi ini pada 19 September 2018.

Pendaftaran ini juga berlaku untuk tenaga honorer. Pemerintah membuka 13.347 formasi khusus untuk eks Tenaga Honorer Kategori (THK) II. Rinciannya, 12.883 formasi untuk guru dan 464 untuk tenaga kesehatan.

“ Bagi yang memenuhi persyaratan untuk menjadi CPNS, silahkan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 10 September 2018.

Syafruddin mengatakan, eks tenaga honorer KII yang tak memenuhi syarat untuk mengikuti CPNS, tak berkecil hati.

" Nanti dapat mengikuti seleksi sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), setelah PP-nya ditetapkan pemerintah," kata dia.

1 dari 2 halaman

Formasi CPNS bagi Tenaga Honorer

Tenaga Pendidik

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018, untuk tenaga pendidik, formasi yang dibuka adalah guru.

Formasi ini ditujukan bagi eks tenaga honorer Kategori II (K-II) yang telah bertugas sebagai guru.

Tenaga Medis

Sementara untuk tenaga medis, formasi ini ditujukan bagi eks tenaga honorer K-II yang bertugas di bidang medis.

Berikut ini adalah formasinya.

1. Dokter Umum/Spesialis,
2. Dokter Gigi/Spesialis,
3. Bidan,
4. Perawat,
5. Perawat Gigi,
6. Apoteker,
7. Asisten Apoteker,
8. Pranata Laboratorium Kesehatan,
9. Teknik Elektromedis,
10. Perekam Medis,
11. Fisioterapis,
12. Radiografer,
13. Sanitarian,
14. Nutrisionis,
15. Epidemiolog Kesehatan,
16. Entomolog Kesehatan,
17. Refraksionis Optisien,
18. Administrator Kesehatan,
19. Penyuluh Kesehatan Masyarakat,
20. Analis Kesehatan;
21. Penguji Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Tenaga Kesehatan
Lingkungan Kerja).

2 dari 2 halaman

Syaratnya

1. Usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018.

2. Untuk tenaga pendidik, kandidat mengantongi ijazah pendidikan minimal S-1 sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada 3 November 2013.

3. Untuk tenaga kesehatan, minimal ijazahnya D-III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer K-II pada 3 November 2013.

4. Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer K-II Tahun 2013.

5. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

6. Pengalaman kerja selama minimal 10 (sepuluh) tahun dan terus menerus menjadi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II ditetapkan sebagai pengganti Seleksi Kompetensi Bidang.

(ism)

Beri Komentar