Gaji ke-13 PNS Kemungkinan Cair di Akhir Tahun 2020

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 27 Mei 2020 11:34
Gaji ke-13 PNS Kemungkinan Cair di Akhir Tahun 2020
PNS dipastikan tetap mendapatkan gaji ke-13 tahun ini.

Dream – Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipastikan tetap mendapatkan jatah gaji ke-13 tahun ini. Proses pembayarannya akan dilakukan pada akhir kuartal IV tahun ini atau sekitar November-Desember 2020.

Pemberian gaji ke-13 ini diharapkan dapat mendorong kenaikan angka konsumsi pasca masa krisis virus Covid-19 selesai.

“ Harapannya, ketika sudah agak turun Covid-19 ini, bisa mendorong konsumsi kalau dikasih di kuartal IV,” kata Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, kepada Liputan6.com, dikutip pada Rabu 27 Mei 2020.

Yustinus mengatakan, pencairan gaji ke-13 PNS sengaja tak dilakukan dalam waktu berdekatan dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Hal tersebut dimaksudkan untuk mengontrol pemasukan bagi para abdi negara.

" Iya, supaya ini kan soal manajemen waktu. Biar tidak semua diajukan di depan," kata dia.

Berdasarkan penjelasannya, kepastian pembayaran gaji ke-13 untuk PNS baru akan diputuskan pada Oktober 2020 melalui sebuah peraturan pemerintah (PP).

Dengan begitu, ia memperkirakan, proses pencairan gaji ke-13 PNS bakal dilakukan pada akhir kuartal IV tahun ini, atau sekitar November-Desember 2020.

" Kemungkinannya antara November-Desember, nanti kita lihat. Toh, ini (pandemi corona) kan sangat dinamis," ujar Yustinus.

1 dari 6 halaman

PNS Dipastikan Dapat Gaji ke-13 dan THR

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, memastikan anggaran untuk gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) sudah tersedia dalam APBN 2020.

Hal tersebut dibeberkannya dalam sebuah video konferensi, Selasa (14/4/2020), dan menjawab kekhawatiran ASN yang meliputi PNS, prajuit TNI, dan Polri atas gaji ke-13 dan THR yang kabarnya akan ditunda lantaran peningkatan beban belanja negara di saat penanganan Covid-19.

" Gaji ke-13 dan THR kami sudah mengusulkan kepada Presiden, yang nanti akan diputuskan di Sidang Kabinet. Perhitungannya untuk PNS, TNI, Polri, yang terutama kelompok yang pelaksana golongan I, II, dan III sudah disediakan," ujar Sri Mulyani.

Namun, pencairan THR tersebut hanya berlaku untuk ASN yang jabatannya setara dengan eselon III ke bawah.

" Seluruh pelaksana dan eselon III ke bawah mendapat THR dari gaji pokok dan tunjangan melekat, tidak dari tukin. Pensiun juga teteap sesuai tahun lalu karena mereka kelompok yang mungkin tertekan juga," jelasnya.

Sri Mulyani juga menegaskan bahwa Presiden, Wakil Presiden, bersama para Menteri tidak akan mendapat THR untuk tahun ini. Kebijakan yang sama juga akan berlaku bagi anggota DPR dan DPD.

" Untuk Presiden, Wapres, Menteri, DPR DPD, tidak dapat THR," tegas Sri Mulyani dalam konferensi pers usai sidang kabinet paripurna.

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah saat ini tengah merevisi Peraturan Presiden (Perpres) yang berkaitan dengan penyaluran THR untuk mengakomodasi keputusan tersebut.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

2 dari 6 halaman

THR PNS Mulai Cair Hari Ini, Sudah Cek Saldo?

Dream – Jika tak ada halangan, para aparatur sipil negara (ASN) akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) harii ini, Jumat, 15 Mei 2020. Tunjangan untuk PNS, anggota Polri, TNI, akan diberikan untuk pegawai golongan eselon III ke bawah. 

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 15 Mei 2020, anggaran yang disiapkan pemerintah untuk THR tahun ini mencapai Rp29,38 triliun.

 

 © Dream

 

" Targetnya memang hari ini. Kalau ada satker yang terlambat bisa hari berikutnya," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Andin Hadiyanto, kepada Liputan6.com.

Andin menyampaikan, proses pencairan THR sebenarnya sudah mulai berjalan sejak kemarin. Namun jika ada satuan kerja (satker) yang belum mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM), maka pembayaran bisa dilakukan pekan depan.

" Mudah-mudahan sebagian besar bisa hari ini," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

3 dari 6 halaman

Hore! THR PNS Cair 15 Mei 2020, Habiskan Anggaran Rp29 Triliun

Dream – Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri akan dikirimkn pada Jumat, 15 Mei 2020. Pemerintah menganggarkan dana Rp29,38 triliun untuk THR PNS.

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, para abdi negara yang berhak mendapatkan THR adalah pegawai untuk golongan eselon III ke bawah.

 

 © Dream

 

" THR PP sudah dikeluarkan dan ditandatanganin presiden. PMK keluar. Sedang siapkan satker untuk eksekusi THR diharapkan serentak paling lambat adalah pada hari Jumat ini tanggal 15 Mei 2020," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin 11 Mei 2020.

Rinciannya, THR diberikan untuk ASN pusat TNI Polri mencapai Rp6,7 triliun. Kemudian untuk pensiunan mencapai Rp8,7 triliun dan untuk ASN daerah diperkirakan mencapai Rp13,8 triliun.

" Total, THR yang akan dicairkan yakni pada Jumat ini sekitar 29,382 triliun," kata dia.

4 dari 6 halaman

THR Diberikan Hanya Pada Eselon III Ke Bawah

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan hanya mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri yang masuk golongan eselon III ke bawah.

Sementara presiden, wakil presiden, bersama dengan para menteri tidak akan mendapatkan tunjangan hari raya (THR) di tahun ini. Keputusan ini juga berlaku bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

" THR hanya untuk diberikan seluruh pelaksana dan seluruh TNI Polri hakim agung, hakim, setara di bawah eselon II. Artinya pejabat eselon I dan II atau fungsional setara dengan eselon I dan II serta pejabat negara tidak mendapatkan THR," ujar Sri Mulyani.

5 dari 6 halaman

THR PNS Cair Paling Lambat 5 Hari Sebelum Lebaran

Dream – Bulan Ramadhan 2020 memasuki pekan kedua dan akan ditutup dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Sebelum Hari Raya 2020 tiba, ada kabar baik yang disampaikan pemerintah terkait Tunjangan Hari Raya (THR).

Sekretaris Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji resmi mengumumkan, tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS pada tahun ini akan dibayarkan sebelum hari raya Lebaran 2020.

Dwi mengatakan, pencairan THR PNS akan dilakukan pada periode waktu antara 5-10 hari sebelum Lebaran.

" Harus (bisa dicairkan sebelum Lebaran). Itu antara 5-10 hari sebelum Lebaran," ujar dia kepada Liputan6.com, Selasa 5 Mei 2020.

 

 © Dream

 

Dwi melanjutkan, proses pencairan THR bagi PNS diserahkan kepada masing-masing instansi pemerintah sesuai dengan arahan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

" Pencairan THR akan dilaksanakan masing-masing instansi dengan pedoman pelaksanaan dari Menteri Keuangan," ungkap dia.

6 dari 6 halaman

Aturan Disiapkan

Saat ini, pemerintah disebutnya tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Tahun 2020 Kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pegawai Nonpegawai Negeri Sipil, dan Penerima Pensiun Atau Tunjangan.

Rencananya, RPP tersebut diproyeksikan dapat diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan depan.

" Itu sedang dibahas dengan Kementerian Keuangan, Sekretariat Negara, dan Kemenkumham. Diharapkan minggu depan sudah bisa dinaikkan ke Presiden," jelas Dwi Wahyu Atmaji.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini THR hanya akan diberikan kepada para ASN dan PNS dengan golongan tertentu. Artinya, tidak seluruh ASN dan PNS akan mendapatkan tunjangan.

Besaran THR tahun ini juga merupakan gaji pokok dengan tunjangan melekat tanpa tunjangan kinerja (tukin).

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menegaskan bahwa Presiden, Wakil Presiden, bersama para Menteri tidak akan mendapat THR untuk tahun ini. Kebijakan yang sama juga akan berlaku bagi anggota DPR, MPR dan DPD.

Sri Mulyani menambahkan jika kebijakan pembayaran THR tersebut berlaku harmonis, baik di Pusat maupun di Daerah.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Beri Komentar