Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Ilustrasi Koki. (Foto: Shutterstock)
Dream – Ratu Inggris, Ratu Elizabeth tengah mencari seorang juru masak untuk bekerja di Istana Buckingham, Inggris. Tapi, lowongan kerja terbaru ini malah membuat orang-orang keheranan.
Dilansir dari Mirror, Selasa 8 Mei 2018, Ratu Inggris membuka lowongan pekerjaan sebagai chef de partie. Posisi ini merupakan kepala chef penuh waktu yang menyiapkan makanan di resepsi kerajaan.
Tak seperti lowongan kerja yang pernah diumumkan sebelumnya, gaji yang ditawarkan untuk kepala koki ini ternyata tak sesuai bayangan. Pihak istana hanya akan menggaji 2 ribu poundsterling (Rp37,91 juta) per bulan atau 21.151 poundsterling (Rp400,94 juta) per tahun.
Penghasilan yang ditawarkan itu ternyata di bawah dari gaji rata-rata koki berpengalaman di Inggris.
Akan tetapi, pihak kerajaan menawarkan manfaat lainnya, seperti akomodasi dan makan gratis. Tak hanya itu, kerajaan menjamin posisi kepala koki ini menjadi batu loncatan yang bagus bagi perjalanan karier.
Apa tugasnya? Kepala koki ini bertugas untuk menghidangkan makanan klasif dan kontemporer untuk event-event besar.
“ Bekerja dengan bahan-bahan berkualitas dan keterampilan yang tinggi, Anda bisa mengembangkan kemampuan teknik yang tinggi dan dirotasi di semua seksi di dapur. Setiap hari akan berbeda. Anda akan menyiapkan makanan malam untuk resepsi dan jamuan kenegaraan,” tulis pengumuman itu.
Kamu berminat?
(Sah)
© Dream
Dream – Tidak hanya pegawai yang menerima kenaikan gaji, seorang ratu pun bisa. Inilah yang dialami Ratu Inggris, Elizabeth II. Pemimpin kerajaan Inggris ini mendapat kenaikan gaji hingga 78 persen.
Jumlah gaji yang diterimanya meroket dari 42,8 juta poundsterling (Rp738,04 miliar) per tahun menjadi 76,1 juta poundsterling (Rp1,31 triliun) per tahun.
Dilansir dari CNN Money, Selasa 11 Juli 2017, gaji sang ratu akan naik selama 10 tahun seiring dengan renovasi di Istana Buckingham, seperti mengganti pipa dan kabel yang usianya di atas 60 tahun.
Ratu Elizabeth akan menggunakan gajinya untuk menutup kebutuhan sehari-hari, membiayai perjalanan, biaya keamanan, serta gaji dan pelayan di istana kerajaan.
Pendapatan yang diterima oleh ratu berasal dari berbagai sumber, seperti properti, pertanian, dan pajak perkebunan. Sumber gaji Ratu Elizabeth II ini juga berasal dari Duchy of Lancester, properti, dan pertanian yang dimiliki sejak tahun 1265.
Pengelola keuangan Ratu Inggris, Sir Alan Reid, mengatakan ratu mendapatkan penghasilan dari pajak yang disetorkan rakyat Inggris. Pada tahun 2016, Ratu Elizabeth mendapatkan penghasilan sebesar 42,8 juta poundsterling. Dengan begitu, ratu menerima 0,83 poundsterling (Rp14.312) dari setiap rakyat Inggris.
“ jika dibandingkan dengan apa yang sudah diberikan kepada Inggris, saya rasa jumlah itu sudah cukup bai,” kata Reid.
Dengan gaji jutaan poundsterling, ratu tidak bisa menabung banyak. Mayoritas pendapatannya utnuk membiayai stafnya dan perawatan properti. Tahun lalu, sisa gajinya sebanyak 900 ribu poundsterling (Rp15,51 miliar). Sisa uang ini ditabung di dana tabungan darurat kerajaan yang bernama “ Sovereign Grant Reserve”.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya