Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Menguatnya Dollar AS mulai membuat pebisnis e-commerce ketar-ketir. Bak buah simalakma, para mitra bisnis e-commerce tak bisa seenaknya menaikkan harga jual mengingat persaingan yang sengat ketat.
Kusumo Martanto, selaku Chief Executive Officer Blibli.com mengatakan pihaknya berharap para mitra bisnis menahan diri menaikkan harga produk yang ditawarkan.
"Nanti kalau dinaikan nggak ada yang beli dan pindah ke toko sebelah. Jadi saya sarankan mending ditahan dulu untuk sementara waktu," ujarnya di Jakarta seperti dikutip Dream, Jumat, 28 Agustus 2015.
Kusumo mengakui, menguatnya dollar AS memang berdampak besar pada penjualan barang-barang impor yang dijual mitra perusahaannya. Namun jika mitra membeli barang ketika kurs dollar AS masih stabil, sebetulnya mereka tak mengalami kerugian apapun.
"Saya katakan lucu kalau mereka beli pas harga Rp.12.500 tapi karena sekarang jadi Rp.14.000 ikut dinaikan padahal mereka kan nggak mengalami kerugian. Jadi sayang kalau sampai barang nggak laku," tambah Kusomo yang ditemui di restoran Kembang Goela,Plaza Sentral.
Sampai saat ini, ujar Kusumo, penguatan dollar AS belum berdampak pada penjualan secara online. Bahkan pada pertengahan tahun ini, para mitra sebetulnya mereka masih mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat.
"Sedangkan kalau untuk output saya percaya masih bisa mencapai target ekonomi karena masih banyak cara andalan untuk mengontrol laju ekonomi," imbuh pria asal Semarang itu.
Menghadapi situasi ekonomi yang terpuruk, Kusumo mengaku akan menekankan pada upaya menggenjot layanan konsumen. Hal itu adalah peluang untuk saling berkompetisi menarik pelanggan.
"Kalau sudah kepepet seperti ini pasti semuanya jadi lebih kreatif mencari solusi. Apalagi jumlah pengguna internet yang memanfaatkan transaksi online terus meningkat menjadi 10 persen dari 70-80 juta user," pungkas Kusumo.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?