Pemilik Toko Ini Tidak Menyangka Apa Yang Terjadi Setelah Curhat Di Medsos. (Foto: Mirror)
Dream – Kondisi ritel saat ini cukup sulit, terutama untuk mereka yang bukan jaringan dari waralaba. Orang-orang yang jarang keluar berbelanja dan mengeluarkan uang tunai, membuat toko akan sulit mendapatkan modal untuk bertahan.
Kondisi ini dirasakan oleh wanita pemilik toko buka bernama Georgia Duffy.
Dikutip dari Mirror.co.uk, Kamis 5 Juli 2018, Georgia yang memiliki toko buku “ Imagined Things” ini menceritakan tentang hari terburuk yang pernah dialami. Dia berkata tokonya hanya mendapatkan uang sebesar 12,34 poundsterling hari ini (Rp234.076).
Georgia juga tak lupa membujuk para netizen untuk membeli buku di tokonya.
“ Hari ini kami hanya mendapatkan uang 12,34 poundsterling. Kalau ada orang yang ingin membeli buku, saat ini adalah saat yang tepat. Segalanya telah menjadi sulit—hari ini adalah hari yang terburuk,” tulis Georgia di akun Twitter Imagined Things, @ImaginedThings, dalam bahasa Inggris.
Dia mengatakan tokonya menjual kartu, buku, dan alat tulis. Adanya pembeli akan memiliki dampak besar terhadap bisnisnya.
“ Kami akan sangat berterima kasih kepada dukunganmu,” kata dia.
Georgia tidak menyangka cuitannya menjadi viral. Ribuan orang melihat unggahan itu serta telah membagikannya sebanyak 4 ribu kali. Cuitanya mendapatkan 5 ribu kali likes. Dan yang pasti, toko bukunya dibanjiri pesanan.
“ Saya tidak pernah menyangka cuitannya menjadi viral dan mendapatkan respons yang cukup baik. Banyak orang menghubungi saya, mengirimkan pesan. Ada yang memesan buku dan ada juga memberikan donasi. Itu sangat mengagumkan,” kata dia.
We only took £12.34 todayð���...if anyone was thinking about buying a book now would be a great time! Things have been tough recently - today the worst day ever. A card,a book,anything makes a huge difference to a small business like ours. We'd be very grateful for your support.
— ImaginedThings Books (@ImaginedThings)June 25, 2018
(Sah)