Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bank Indonesia (BI) mendorong agar dana masyarakat yang terhimpun dalam bentuk zakat dan wakaf, bisa dioptimalkan untuk mendorong perekonomian nasional. Dengan potensi dana mencapai Rp 200 triliun, Indonesia saat ini baru bisa menghimpun zakat dan infaq senilai Rp 3,7 triliun.
" Kalau bisa terkumpul 50 persen, itu manfaatnya besar sekali," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo di dalam konferensi pers Pertemuan Gubernur Bank Sentral dan Otoritas Moneter Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Surabaya, Jakarta, 6 November 2014.
Menurut Agus, Indonesia selama ini telah mengenal Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang menghimpun dana dari masyarakat. " Indonesia juga memiliki Undang-undang yang mengatur agar bisa dilakukan perbaikan pengelolaan zakat dan wakaf," katanya.
BI menilai, pengelolaan zakat ke depan seharusnya bisa dipisahkan, antar pihak pelaksana dan pengatur kebijakan. Hal ini diperlukan agar tak terjadi konflik kepentingan dalam pengelolaan zakat.
Lebih jauh BI mengakui pengelolaan zakat dan wakaf nantinya harus mengikuti ketentuan yang diatur secara internasional. Terkait penghimpunan dana tersebut, BI mengaku fokus utama baru pada pengelolaan zakat. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya