Pakai Uang Asli untuk Mahar Nikah, Denda Rp 1 M dan 5 Tahun Bui

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 21 Desember 2018 14:44
Pakai Uang Asli untuk Mahar Nikah, Denda Rp 1 M dan 5 Tahun Bui
Peraturan ini sudah diundangkan sejak 7 tahun lalu. Apa alasannya?

Dream – Bank Indonesia (BI) melarang para perajin untuk menggunakan uang rupiah asli untuk dibuat kerajinan mahar. Para perajin bisa melanggar Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

“ Menurut Undang-Undang No. 7 Tahun 2011, itu bertentangan karena merusak lambang kedaulatan kita dari sisi moneter,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal, Joni Marsius, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 21 Desember 2018.

Dalam aturan itu, masyarakat dilarang merusak uang kertas. Ancaman pidananya paling lama lima tahun. Denda paling banyak Rp1 miliar.

Joni mengatakan aturan ini mungkin bisa mengganggu para seniman. Mereka akan merasa kreativitasnya dibatasi.

“ Tapi, para seniman, kan, berpikir, ‘Wah, ini mengganggu kebebasan saya selaku seniman’,” kata dia.

Joni mengingatkan para perajin mahar untuk mencari alternatif lain untuk membuat mahar.

“ Sebenarnya, kita semua tahu bahwa alat ekspresi bukan hanya uang. Uang hanya salah satu. Ada juga yang lain,” kata dia. (Ism)

1 dari 1 halaman

Ini Videonya

Beri Komentar