Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Apple Akan Merilis IPhone 8 Dalam Waktu Dekat. (Foto: IMore.com)
Dream – Apple akan merilis gawai teranyarnya, iPhone 8, pada 12 September 2017. Perusahaan teknologi raksasa ini akan melepas smartphone ini dengan harga US$999- US$1.200 (Rp13,19 juta-Rp15,84 juta).
Dilansir dari Mashable, Sabtu 9 September 2017, seorang analis KGI Securities, Ming Chi Kuo, mengatakan ada peran Samsung di bagian mahalnya harga iPhone 8.
Kuo mengatakan Apple harus membayar mahal komponen yang dibuat oleh Samsung, yaitu layar utama. IPhone 8 menggunakan layar organic light emitting diode (OLED) sebagai layar gawai ini, bukan LCD yang biasa digunakan untuk iPhone seri-seri sebelumnya.
Biaya yang dibayar Apple untuk layar OLED ini lebih mahal daripada LCD. Satu unit layar OLEd dibanderol dengan harga US$120-US$130 (Rp1,58 juta-Rp1,71 juta), lebih mahal daripada satu unit layar LCD yang seharga US$45-US$55 (Rp594.278-Rp726.340).
Samsung merupakan produsen utama layar OLED dan Apple ingin menghadirkan layar ini untuk iPhone 8. Kabar menyebutkan Apple akan mempertahankan Samsung sebagai penyedia panel layar ekslusif untuk rilis gawai yang akan datang.
Inilah yang membuat Apple membayar lebih mahal kepada Samsung daripada kepada pemasok LCD sebelumnya.
Laporan Kuo ini menyebutkan, Apple mencari sumber kedua pemasok layar OLED. Ada kabar yang menyebut Produsen gadget ini juga disebut-sebut membangun fasilitas untuk riset OLED di Taiwan dan mencantumkan LG sebagai pemasok layar OLED pada tahun 2018.
Kabar itu juga mengatakan Apple akan beralih dari layar LCD ke layar OLED untuk produk iPhonenya pada 2018. (ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari