Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ada Delapan Miliarder Dunia Yang Kekayaannya Melebihi Kekayaan Seluruh Orang Di Dunia.
Dream – Sebuah riset mengagetkan datang dari Oxfam America—sebuah lembaga riset antikemiskinan. Kekayaan 62 orang superkaya di dunia disebut setara dengan separuh dari populasi masyarakat miskin dunia.
lebih spesifik, Oxfam bahkan menyebut delapan orang terkaya dunia memiliki kekayaannya yang total nilainya setara dengan 3,6 miliar penduduk di planet ini.
Dilansir dari CNN Money, Selasa 17 Januari 2017, delapan orang superkaya yang dimaksud adalah Bill Gates, Warren Buffet, Carlos Slim, Mark Zuckerberg, Amancio Ortega, Larry Ellison, dan Michael Bloomberg. Total kekayaan mereka mencapai US$426 miliar atau Rp5.699,63 triliun.
“Ketimpangan ini menjebak jutaan orang dalam kemiskinan, meretakkan kehidupan masyarakat, dan meracuni kehidupan politik,” kata Vice President for Policy and Campaign, Paul O’Brien.
Dalam laporannya Oxfam menyebutkan, total kekayaan orang superkaya meningkat tajam dalam lima tahun hingga tahun 2015. Pada 2010, dibutuhkan 388 miliarder dunia untuk menyamai separuh dari populasi masyarakat miskin dunia.
Paul mengatakan World Economic Forum telah mengidentifikasi peningkatan ketimpangan ekonomi sebagai masalah stabilitas sosial. Tapi, Oxfam melihat masalahnya bertambah buruk.
“Di samping para pemimpin dunia berlomba-lomba untuk mengurangi kesenjangan sosial, tapi jurang pemisah antara si kaya dan si miskin semakin lebar,” kata dia.
Laporan tersebut, lanjut Paul, 7 dari 10 orang hidup di negara yang ketimpangannya memburuk selama tiga dekade terakhir. Lebih dari 25 tahun silam, 1 persen orang paling kaya meraih pendapatan lebih tinggi daripada 50 persen orang-orang yang berada di kalangan bawah.
“Masalah pendapatan dan kekayaan sudah memberikan sinyal merah,” kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

