Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi
Dream - Kekayaan para hartawan terkaya di Indonesia hilang dalam sekejap. Majalah bisnis Forbes menaksir, kekayaan 50 orang terkaya Indonesia berkurang 9 persen pada tahun ini. Itu sama dengan uang senilai US$ 9 miliar, setara Rp 120,73 triliun.
Berkurangnya harta kekayaan miliarder Indonesia ini dipicu pelemahan rupiah, harga minyak yang turun, serta anjloknya harga komoditas batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO).
Dari 50 orag terkaya Indonesia, Forbes melaporkan 28 diantaranya harus kehilangan uang cukup besar. Berada di peringkat teratas adalah Edwin Soeryadjaya dan Sukanto Tanoto.
Mereka berdua memang mengandalkan kekayaan dari bisnis komoditas. Edwin adalah pengusaha pemilik 60 persen saham Saratoga Investama Sedaya yang menginvestasikan dananya di bisnis batu bara, Migas, dan CPO.
Sementara Sukanto Tanoto adalah pengusaha pemilik bisnis kelapa sawit lewat bendera Asian Agri. Valuasi yang menurun bahkan membuat nama Sukanto tergusur di jajaran orang terkaya Indonesia.
Forbes melaporkan hanya 10 miliarder Indonesia yang berhasil menambah pundi-pundi kekayaannya pada tahun penuh cobaan ini. Sisanya, harus ikhlas kekayaanya berkurang rata-rata US$ 370 juta dengan penuruan 19 persen.
Nama miliarder besar lain yang juga bernasib kurang beruntung tahun ini adalah Syamsul Nursalim dan The Ning King. Saham perusahaan milik kedua miliarder ini anjlok hingga 45 persen.
© Dream
Dream - Banyaknya negara di dunia ini membuat sistem perekonomian begitu sangat tergantung satu sama lain. Setiap negara saling berlomba-lomba untuk maju dan berkembang.
Bahkan tidak sedikit yang membuat organisasi dan komunitas untuk saling membantu meningkatkan perekonomian suatu negara.
Namun begitu, di antara banyaknya negara tersebut, ada di sebagian yang menjadi superior dan dinobatkan menjadi negara terkaya di dunia. Ingin tahu negara apa sajakah itu? Berikut daftarnya untuk Anda. Baca di sini ... (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
© Dream
Dream - Majalah ekonomi Forbes untuk pertama kalinya merilis daftar keluarga terkaya di Asia. Sebanyak 50 bisnis keluarga terkaya masuk dalam daftar tersebut.
Sedikitnya tercatat ada lebih dari 500 keluarga kaya di kawasan Asia. Total kekayaan bernilai US$ 2,9 miliar terekam dalam data Forbes.
Harta kekayaan itu berasal dari valuasi harga saham dan kurs rupiah pada 25 September. Banyak bisnis keluarga ini sudah terdaftar sebagai perusahaan publik. Namun pengaruh mereka dalam perusahaan belum sepenuhnya lepas.
Untuk masuk dalam daftar keluarga terkaya ini, Forbes mensyaratkan agar bisnis mereka masih bertahan minimal tiga generasi.
Di jajaran keluarga terkaya Asia, pebisnis dari Tiongkok mengisi hampir separuh penghuni daftar ini. Sementara India menyumbang 14 keluarga terkaya berasal dari India.
Indonesia sendiri mengirimkan 5 keluarga terkaya yang layak masuk dalam bergengsi Forbes tersebut.
Dari 50 keluarga terkaya, Forbes mencatat setidaknya ada dua nama pengusaha muslim yang kekayaannya kekal hingga tiga generasi.
Berikut adalah dua keluarga muslim terkaya di Asia:
(Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan