Hore! Tarif Tol Cipularang dan Purbaleunyi Didiskon Buat Kendaraan Golongan I

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 5 September 2020 15:01
Hore! Tarif Tol Cipularang dan Purbaleunyi Didiskon Buat Kendaraan Golongan I
Pengguna jalan tol golongan I yang umumnya kendaraan pribadi diberi diskon berupa pengenaan tarif lama.

Dream - Jasa Marga akhirnya memutuskan memberikan diskon tarif jalan tol Cipularang-Padaleunyi khusus untuk pemilik kendaraan pribadi, pick up, dan bus. Dengan kebijakan baru ini, para pengguna jalan tol golongan I yang menghubungan Jakarta-Bandung itu akan membayar dengan tarif lama.

Kebijakan baru itu ditempuh Jasa Marga setelah mendengar banyak keluhan dari pengguna jalan tol yang biasanya ramai dilalui warga yang hendak mudik atau plesir di Bandung dan kota sekitarnya.

Untuk diketahui, golongan I pengguna jalan tol adalah mereka yang mengendari sedan, jip, pick up/truk kecil, dan bus.

" Jasa Marga selaku BUJT mendapatkan respon dari masyarakat dan dengan mempertimbangkan masukan-masukan tersebut Jasa Marga mengambil inisiatif untuk memberlakukan diskon tarif untuk kendaraan pribadi (Golongan I)," lapor Jasa Marga dalam unggahan di akun Instagram resmi @official.jasamarga, Sabtu, 5 September 2020.

(Baca: Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Naik Mulai Tengah Malam Ini)

 

1 dari 4 halaman

Berlaku Tengah Malam Ini

Dengan adanya diskon ini, pengguna jalan Golongan I akan membayar tarif sesuai dengan jumlah semula sebelum tarif disesuaikan (tarif awal). Penerapan diskon ini baru bisa diberlakukan pada tengah malam nanti atau Minggu, 6 September 2020 pukul 00.00 WIB dikarenakan perlu penerapan setting sistem peralatan.

Sementara untuk pengguna jalan dengan Golongan II-V, Jasa Marga tetap akan memberlaku tarif baru setelah disesuaikan. Perusahaan menegaskan penyesuaian tarif tol Cipularang dan Padaleunyi berupa penurunan tarif untuk kendaraan logistik Golongan III dan Golongan V sebagai salah satu upaya dalam mendukung aksesibilitas logistik nasional.

Diketahui keputusan Jasa Marga menaikkan tarif tol sudah mendapat persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Ketentuan tarif tol tersebut hanya bisa diberlakukan jika ada keputusan menteri bersangkutan

 

2 dari 4 halaman

Sudah Pertimbangkan Dampak Pandemik

Merujuk regulasi yang ada, tarif tol Cipularang dan Padaleunyi seharusnya telah disesuaikan pada Februari tahun 2020.

" Jasa Marga telah menerima Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyesuaian tarif tol tersebut pada bulan Juni dan Juli 2020 lalu," tulis Jasa Marga.

Sesuai dengan rencana dan sosialisasi yang telah dilakukan, penyesuaian tarif untuk jalan tol ini akan diberlakukan di bulan September tahun 2020.

Melihat tahapan kenaikan tarif yang memakan waktu sampai 7 bulan tersebut, Jasa Marga menilai Pemerintah, khususnya Kementerian PUPR dan Jasa Marga sebetulnya telah mempertimbangkan dampak dari pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) terhadap ekonomi masyarakat.

      View this post on Instagram    

Selamat siang Kawan JM, Mari simak informasi mengenai Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Golongan I Untuk Pengguna Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi. Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padaleunyi yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk berdasarkan regulasi seharusnya telah disesuaikan pada Februari tahun 2020. Jasa Marga telah menerima Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penyesuaian tarif tol tersebut pada bulan Juni dan Juli 2020 lalu. Sesuai dengan rencana dan sosialisasi yang telah dilakukan, penyesuaian tarif untuk jalan tol ini akan diberlakukan di bulan September tahun 2020. Maka dari itu, dengan penundaan penyesuaian tarif tol selama kurang lebih 7 bulan tersebut menandakan bahwa Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dalam hal ini Jasa Marga, telah mempertimbangkan dampak dari pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) terhadap ekonomi masyarakat. Setelah adanya pemberlakuan tarif tol untuk Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi pada hari ini, Sabtu (05/09), pukul 00.00 WIB, Jasa Marga selaku BUJT mendapatkan respon dari masyarakat dan dengan mempertimbangkan masukan-masukan tersebut Jasa Marga mengambil inisiatif untuk memberlakukan diskon tarif untuk kendaraan pribadi (Golongan I). Diskon yang diberlakukan adalah diskon tarif untuk Golongan I. Dengan adanya diskon ini maka pengguna jalan Golongan I membayar tarif sesuai dengan jumlah semula sebelum tarif disesuaikan (tarif awal). Dikarenakan perlu penerapan setting sistem peralatan, maka diskon tarif ini berlaku mulai hari Minggu (06/09) pukul 00.00 WIB. Adapun untuk pengguna jalan dengan Golongan II-V, tetap berlaku tarif baru setelah disesuaikan karena Jasa Marga menegaskan bahwa pada penyesuaian tarif tol Cipularang & Padaleunyi terdapat penurunan tarif untuk kendaraan logistik Gol III dan Gol V sebagai salah satu upaya dalam mendukung aksesibiitas logistik nasional. Terima kasih atas semua kritik, saran dan masukan Kawan JM ???????? Selamat berakhir pekan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan ya, Kawan JM.

A post shared by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga) on

3 dari 4 halaman

Ridwan Kamil Protes Keras Tarif Tol Cipularang Naik: `Sangat Tidak Bijak`

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil, melayangkan protes kepada PT Jasa Marga Tbk karena keputusannya menaikkan tarif jalan tol Cipularang dan Purbaleunyi. Tarif tol di dua ruas tol itu mengalami penyesuaian sejak tengah malam tadi.

Protes tersebut dilayangkan orang nomor satu di Jabar lewat unggahan di akun Instagramnya, @ridwankamil, Sabtu, 5 September 2020.

Dalam unggahannya, gubernur yang tenar disapa Kang Emil itu menilai keputusan menaikkan tarif tol di saat kondisi sulit akibat pandemik Covid-19 bukan langkah bijak.

Terlebih kondisi ekonomi Idonesia dianggap berpotensi masuk jurang resesi.

" Ekonomi yang potensi resesi ini hanya akan diperparah oleh kebijakan korporasi ini. Karena sub sektor ekonomi turunannya akan ikut naik," ucapnya.

 

4 dari 4 halaman

Memohon Ditunda

Ridwan Kamil juga merasa heran dengan keputusan operator jalan tol pelat merah ini menaikkan tarif di saat banyak BUMN berlomba menurunkan, mengaratiskan, atau memberikan subsidi.

" Ini malah menaikan beban ongkos ekonomi," ujar pria lulusan ITB itu.

Di akhir unggahannya, Ridwan Kamil memohon kebijaksanaan Jasa Marga untuk menurunkan tarif tol setidaknya hingga situasi ekonomi membaik.

" Mohon ditunda dan ditinjau ulang sampai situasi ekonomi membaik, karena itu bagian dari bela negara anda," pesannya.

Ridwan Kamil protes Traif tol naik© Instagram

Beri Komentar