IHSG Melemas, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 1 April 2016 16:25
IHSG Melemas, Indeks Syariah Ditutup Menguat
Pelaku pasar di awal April ini melakukan aksi jual pada saham-saham sektor perbankan.Alhasil, IHSG ditutup melemah.

Dream - Meski harus berjuang keras melawan aksi jual, bursa saham syariah menutup perdagangan awal April 2016 di zona positif. Aksi beli jelang penutupan menjadi motor mendorong indeks syariah.

Pelaku pasar sedikit cemas melihat indeks di sektor pertanian dan keuangan yang justru mengalami koreksi cukup dalam.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 1 April 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 0,520 poin (0,33%) ke level 156,432.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ditutup menguat 4,327 poin (0,66%) ke level 657,014.

Laju indeks syariah memang cenderung flat turun sepanjang perdagangan. ISSI tercatat sempat turun ke level terendag 155,521 dan baru menguat di akhir perdagangan.

Meski menguat, papan perdagangan indeks JII justru dipenuhi saham-saham yang turun harga. Sebanyak 108 emiten syariah ditutup melemah sementara 82 lainnya bisa menembus zona hijau.

Beruntung, saham-saham yang bergerak menguat tersebut berasal dari emiten bluechips syariah. Sebanyak 19 emiten JII tercatat bertengger di zona hijau sedangkan 9 lainnya mengalami pelemahan.

Bursa saham jelang akhir pekan ini hanya bertumpu pada saham sektor industri aneka yang naik 0,86 persen. Begitu pula saham barang konsumsi yang menguat 0,52 persen dan manufaktur 0,42 persen.

Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 3,73 triliun dengan 30,64 miliar saham yang beralihtangan.

Aksi beli mendorong saham UNVR menjadi top gainer indeks JII dengan kenaikan Rp 250. Disusul SILO sebesar Rp 150, ICBP Rp 125, JSMR Rp 125, dan MPPA Rp 80 per saham.

Sementara LPPF mengalami koreksi paling dalam usai melemah Rp 175. Diikuti AALI Rp 50, AKRA rp 50, BSDE Rp 20, dan LSIP Rp 20 per saham.

Di pasar keuangan, kurs rupiah bergerak menguat sepanjang perdagangan. Rupiah mencapai level terkuatnya di 13.136 per dolar AS. Sore ini, rupiah naik 102 poin (0,77%) menjadi 13.137 per dolar AS.

Beri Komentar