Kementerian BUMN Berencana Untuk Menggabungkan Bank-bank Syariah Milik BUMN.
Dream – Kementerian BUMN melempar wacana akan menggabungkan keempat bank syariah milik perusahaan pelat merah. Namun, dari rencana semula membentuk mega bank syariah, kementerian kali ini akan mengubah rencananya dengan membentuk dua bank syariah.
Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, mengatakan PT BNI Syariah dan unit usaha syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) akan digabung menjadi satu. Sedangkan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) akan bergabung dengan PT BRI Syariah tahun ini.
Kementerian berharap bank-bank syariah tersebut bekerja sama mencari investor, termasuk investor Timur Tengah.
Mengapa Timur Tengah? Gatot beralasan negara-negara di kawasan tersebut sudah lebih dulu mengembangkan bank syariah.
“ Ada baiknya menggandeng partner yang tahu (konsep) syariah yang sebenarnya,” kata Gatot di Jakarta, ditulis Senin 6 Maret 2017.
Dia juga menginginkan bank-bank tersebut bisa mencari investor yang aktif. Dengan kata lain, ada proses pembelajaran yang bisa diberikan oleh investor kepada bank-bank syariah.
“ Kami mencari partner transfer of knowledge agar bank syariah kita yang dua itu (gabungan BNI Syariah dengan UUS BTN dan BSM dengan BRI Syariah) bisa berkembang dengan baik,” kata dia.
Gatot juga mengatakan langkah tersebut juga bertujuan untuk mendorong pangsa pasar bank syariah dari 5 persen menjadi 10 persen.(Sah)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya