Perbankan Syariah Didesak Segera Berbenah

Reporter : Ramdania
Jumat, 9 Mei 2014 11:33
Perbankan Syariah Didesak Segera Berbenah
Asibisindo mengakui bank syariah lokal harus segera berbenah jelang perdagangan bebas ASEAN. Bank Syariah harus mulai membuat variasi produk syariah guna bersaing dengan bank asing.

Dream - Jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di sektor perbankan pada 2020, Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mengingatkan kalangan perbankan syariah untuk segera berbenah. Salah satunya adalah menambah produk-produk syariah yang saat ini sudah mulai dikembangkan bank syariah internasional.

Ketua Umum Asbisindo, Yuslam Fauzi, mengakui perbankan syariah nasional saat ini memang masih memiliki banyak kekurangan. Kurangnya variasi produk syariah bagi nasabah menjadi kelemahan terbesar yang dialami bank syariah.

Kekurangan ini justru bisa menjadi kendala utama yang bakal dihadapi bank syariah lokal untuk bersaing dengan perbankan syariah asing.

" Mereka (bank syariah di luar negeri) lebih kaya dalam menawarkan produk," ujar Yuslam di Jakarta, seperti dikutip Jumat, 9 Mei 2014.

Yuslam menuntut agar perbankan syariah di Indonesia belajar dengan cepat dalam upay mengembangkan produk-produknya.

" Jadi jenis-jenisnya bisa improve lebih cepat, kan Islamnya sama, masa produknya berbeda-beda. Di Indonesia masih banyak produk yang belum ada, sementara di bank syariah asing sudah ada, contohnya tawarruk (produk bursa berjangka). Nanti susah kalau sudah MEA," tegasnya.

Selain variasi produk, Yuslam menyatakan perlunya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli perbankan syariah.

" Saat ini banyak lulusan sarjana tetapi belum siap pakai untuk perbankan syariah. Jadi dalam waktu cepat, harus menyediakan tenaga-tenaga ahli di sektor syariah yang siap pakai. Jangan saat open market, kita dibanjiri tenaga-tenaga yang lebih siap," tegasnya.

Beri Komentar