ISSI dan JII Sambut Akhir Pekan di Zona Berbeda

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 22 April 2016 16:25
ISSI dan JII Sambut Akhir Pekan di Zona Berbeda
Indeks saham bluechips syariah, JII, berhasil kembali ke zona positif. Namun hal itu gagal dicapai ISSI.

Dream - Menutup perdagangan jelang libur akhir pekan, laju dua indeks acuan saham syariah berbeda arah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang dimotori saham UNVR dan PGAS berhasil menutup perdagangan di zona merah.

Sebaliknya, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) gagal kembali menguat meski sempat menyentuh zona hijau.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 22 April 2016, indeks ISSI turun tipis 0,133 poin (0,08%) ke level 161,654.

Sementara itu, indeks JII justru menguat tipis 0,560 poin (0,08%) ke level 683,119.

Baik ISSI maupun JII mengawali perdagangan dari zona negatif. Sentimen negatif dari koreksi yang dialami bursa saham regional memaksa pelaku pasar menahan diri masuk pasar.

ISSI tercatat sempat menyentuh level terendahnya di 160,971. Sementara posisi tertinggi diukirnya di level 162,433.

Pelaku pasar juga sempat khawatir dengan aksi beli asing yang berjalan pelan di awal perdagangan. Meski mencetak nett buy Rp 338 miliar di lantai bursa, posisi asing ini berkurang dari perdagangan kemarin.

Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 3,45 triliun dengan 35,17 miliar saham yang berpindahtangan.

Aksi jual menyeret 103 emiten syariah masuk ke teritori negatif. Sebaliknya, 87 emiten ISSI berhasil masuk zona hijau.

Sebagian besar indeks sektoral memang terserang sentimen negatif. Koreksi terdalam dialami emiten industri aneka yang turun 1,95 persen, Diikuti pertambangan 1,03 persen, dan industri sar 0,45 persen.

Koreksi tersebut lebih dalam dibandingkan laju kenaikan tertinggi yang dialami indeks sektor infrastruktur sebesar 0,93 persen. Sektor emiten lain yang naik adalah keuangan 0,80 persen, dan barang konsumsi 0,69 persen.

Top gainer indeks saham bluechips syariah kali ini dihuni UNVR yang naik Rp 500, PGAS Rp 95, TLKM Rp 55, BSDE Rp 25, dan ICBP Rp 25 per saham.

Sementara top losser indeks JII dihuni SILO yang turun Rp 200, ASII Rp 175, UNTR Rp 175, JSMR Rp 100, dan AALI Rp 75 per saham.

Di pasar keuangan, kurs rupiah juga bergerak melemah menyambut libur akhir pekan. Rupiah sore ini turun 31 poin (0,24%) menjadi 13.183 per dolar AS.

Beri Komentar