Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Nama Jakarta kembali tercoreng. Setelah menjadi kota paling tidak aman diantara 50 negara dunia, Jakarta dinobatkan sebagai kota dengan tingkat kemacetan terparah di dunia.
Merujuk pada laporan Castrol's Magnatec Stop-Start Index, Jakarta tercatat sebagai kota dengan paling macet di jagat bumi. Tercatat tingkat star-stop ibukota Indonesia ini mencapai 33.240 per tahun.
Indeks ini mengukur data dari navigasi TomTom yang menghitung jumlah berhenti dan berjalan kendaraan per kilometer. Jumlah ini kemudian dikalikan dengan rata-rata jarak yang ditempuh kendaraan setiap tahun di 78 negara dunia.
Hasilnya, Jakarta didaulat sebagai kota dengan tingkat kemacetan terparah dunia. Disusul Istanbul, Turki dengan nilai indeks 32.500 dan posisi ketiga Mexico City dengan nilai 30.840 kemacetan per tahun.
Tak cuma Jakarta, kota besar Indonesia lain yang mendapat peringkat kemacetan terburuk di dunia adalah Surabaya. Ibukota Provinsi Jawa Timur ini mendapatkan nilai indeks 29.880 dan berada di posisi 4 dunia.
Mengutip laporan thrillist.com, berikut adalah 10 kota dunia dengan tingkat kemacetan terburuk:
10. Buenos Aires, Argentina - 23.760
9. Guadalajaro, Meksiko - 24.840
8. Bangkok, Thailand - 27.480
7. Roma, Italia - 28.680
6. Moskow, Rusia - 28,680
5. St. Petersburg, Rusia - 29,040
4. Surabaya, Indonesia - 29,880
3. Mexico City, Meksiko - 30,840
2. Istanbul, Turki - 32,520
1. Jakarta, Indonesia - 33,240
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya