Kalahkan Beluga, Airbus Rancang Pesawat `Raksasa`

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 25 Januari 2015 07:02
Kalahkan Beluga, Airbus Rancang Pesawat `Raksasa`
Punya pesawat superbesar sekelas Beluga belum cukup bagi Airbus. Produsen Eropa ini sedang merancang pesawat yang jauh lebih besar lagi.

Dream - Punya pesawat Superbesar belum memuaskan buat Airbus. Produsen pesawat asal Eropa ini ingin memiliki pesawat yang lebih besar lagi dari Airbus A300-600ST, atau dikenal dengan sebutan Beluga.

Pesawat yang juga disebut paus angkasa karena kemiripannya dengan paus yang hidup di Kutub Utara ini biasanya digunakan sebagai armada pengangkut komponen pesawat Airbus seperti sayap, ekor, dan bahkan badan pesawat.

" Kebutuhan untuk Beluga baru muncul seiring dengan meningkatnya tingkat produksi dan untuk mendapatkan kapasitas tambahan dari armada lima pesawat Beluga sebelumnya," kata Stephane Gosselin, Kepala Transportasi Internasional Airbus seperti dikutip dari laman CNN, Minggu, 25 Januari 2015.

Sedikit bocoran dari Gosselin, pesawat Airbus raksasa baru ini akan menggabungkan armada Beluga lama dan baru. Secara bertahap, Airbus Beluga lama akan diganti seluruhnya dengan yang model baru.

Saat ini, Airbus memiliki 5 Beluga yang terbang 60 kali seminggu, membawa bagian-bagian pesawat yang diproduksi di Inggris dan Spanyol untuk dijadikan pesawat di pusat perakitan seperti di Toulouse, Hamburg atau Tianjin.

Beluga telah menjalankan tugasnya sebagai pesawat kargo komponen pesawat sejak kemunculannya pertama kali pada 1994. Namun saat ini produksi Airbus telah meningkat 5 kali lipat sehingga pabrik pesawat yang berpusat di Perancis itu butuh Beluga baru yang lebih besar.

Next >>> Bagaimana Airbus Beluga Mengangkasa..

1 dari 1 halaman

Bagaimana Airbus Jumbo Beluga Mengangkasa?

Dream - Selama ini, Beluga dibuat berdasarkan pada tipe A300-600 yang dimodifikasi.

Beluga dioperasikan oleh tiga orang kru. Mereka adalah dua pilot dan seorang loadmaster yang bertanggungjawab atas pemuatan dan penyimpanan kargo di atas pesawat. Karena besarnya, Beluga punya cara tersendiri dalam merespon turbulensi dengan pesawat besar lainnya. Ia tidak naik atau turun, tapi bergerak ke samping.

Modifikasi yang dilakukan Airbus terhadap A300-600 untuk menciptakan Beluga cukup ekstrie. Bagian atas pesawat dipotong dan diganti dengan badan yang lebih besar dan menggelembung yang memanjang hingga ke bagian ekor sehingga terlihat seperti punuk.

Ruang kokpit dibuat rendah sehingga memudahkan untuk mengangkut atau menurunkan barang dari depan.

Dengan modifikasi tersebut, Beluga memiliki kapasitas ruang yang luas dan lega. Ia dapat mengangkut kargo sebanyak 1.400 meter kubik atau setara dengan 671 penumpang, 36 mobil atau 7 ekor gajah.

Meskipun muatan maksimum Beluga yang 47 ton kalah dari pesawat kargo lainnya, ruangnya yang luas dan tinggi menjadikan pesawat ini cocok untuk mengangkut komponen besar. Yang penting tidak terlalu berat, seperti bagian pesawat.

Beluga dapat mengangkut sayap sebuah pesawat A340 atau badan pesawat Airbus berbadan lebar seperti A350. Hanya saja ia tidak bisa muat jika mengangkut bagian-bagian jet jumbo macam A380.

A300 sebentar lagi sudah pensiun dan Beluga baru akan dibuat berdasarkan pada Airbus A330 dan ukurannya bakal lebih besar. Armada Beluga yang baru akan mulai beroperasi pada 2020.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More