Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Karyawan Sedang Bekerja Lembur. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream sering diminta lembur? Sebaiknya diskusikan informasi penting ini dengan atasan?
Seorang kajan baru menunjukan pegawai yang sering begadang karena bekerja sampai larut malam berisiko tinggi meninggal lebih cepat dibandingkan rekannya yang hanya bekerja di siang hari.
Dilansir dari Metro, Jumat 13 April 2018, para ilmuwan menemukan fakta mereka yang bekerja pada malam hari rentan terkena penyakit jantung dan disfungsi metabolisme jika harus bangun pagi.
Tak hanya itu, para pekerja malam ini akan terkena risiko kematian 10 persen lebih besar.
Anggota dari Northwestern University di Chicago, Amerika Serikat, Kristen Knutson, mengatakan perusahaan sebaiknya memberikan aturan yang fleksibel bagi karyawan yang lembur.
“ Mereka seharusnya tidak dipaksa untuk bangun jam 08.00,” kata Knutson.
Sumber data temuan itu diperoleh dari informasi medis dan genetik 500 ribu orang Inggris berusia 40 tahun-69 tahun dari Biobank selama enam tahun. Hasil kajian diterbitkan dalam jurnal Chronobiology International.
Selain penyakit jantung dan disfungsi metabolisme, “ pekerja malam” memiliki risiko diabetes dan gangguan mental yang lebih tinggi.
“ Ini adalah masalah kesehatan masyarakat yang tidak bisa lagi diabaikan,” kata rekan penulis kajian, Malcolm von Schantz.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya