Lahannya Luas, Kawasan `Segitiga` Kalteng Calon Ibu Kota Baru

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 9 Mei 2019 15:40
Lahannya Luas, Kawasan `Segitiga` Kalteng Calon Ibu Kota Baru
Daerah mana itu?

Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berburu lokasi calon ibukota baru Indonesia. Setelah meninjau Bukit Soeharti, Jokowi meninjau sebuah daerah yang dikenal sebagai kawasan segitiga Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dikutip dari akun Instagram @jokowi, Kamis 9 Mei 2019, Jokowi bertolak dari Bandara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Mantan walikota Solo ini terbang ke kawasan segitiga itu menggunakan helikopter.

Sayangnya, dia tidak menyebutkan nama daerah tempat yang dituju.

“Dari Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya pagi ini, saya naik helikopter dan mendarat di sebuah lokasi yang disebut dengan ‘kawasan segitiga’ Kalimantan Tengah. Lokasinya di antara Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas,” tulis Jokowi.

Pria beranak tiga ini menyebut lokasi ini siap menjadi ibu kota negara yang baru. Kalau dilihat dari sisi luas kawasan, daerah ini paling siap.

“Kalau dari sisi luas kawasan, di sini mungkin paling siap. Butuh 300 ribu hektare pun bahkan lebih siap,” tulis dia.

Sekali lagi, lanjut Jokowi, semua aspek masih dipertimmbangkan. Terutama untuk masalah sosial politik, lingkungan, kebencanaan, ketersediaan air, konstruksi, dan lain-lain.

“Saya datang untuk melihat langsung beberapa lokasi yang jadi alternatif, agar nanti tidak salah memutuskan. Selain itu, tentu saja ini harus melalui konsultasi dengan DPR,” tulis dia.

 

 
 
 
View this post on Instagram

Dari Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya pagi ini, saya naik helikopter dan mendarat di sebuah lokasi yang disebut dengan "kawasan segitiga" Kalimantan Tengah. Lokasinya di antara Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas. Apakah ini yang akan menjadi lokasi ibu kota negara yang baru? Kalau dari sisi luas kawasan, di sini mungkin paling siap. Butuh 300.000 hektare bahkan lebih pun siap. Tapi, sekali lagi, semua aspek masih dipertimbangkan: masalah sosial politik, lingkungan, kebencanaan, ketersediaan air, konstruksi, dan lain-lain. Saya datang untuk melihat langsung beberapa lokasi yang jadi alternatif, agar nanti tidak salah memutuskan. Selain itu, tentu saja ini harus melalui konsultasi dengan DPR.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

1 dari 1 halaman

Tolong Jangan Rusak Hutan

Wacana ibu kota baru Indonesia akan berpindah ke Kalimantan Tengah menuai reaksi dari warganet. Mereka berpesan kepada Jokowi agar tetap menjaga ekosistem hutan.

“ Yang pasti jangan merusak hutan Kalimantan, Pak,” tulis @dharmaputrilubis.

“ Saya sangat setuju jika mau pindahkan ibu kotanya. Tapi, saya mohon juga, ya, Pak Jokowi agar tidak mengganggu kawasan dan habitat binatang asli Kalimantan di sana juga, terutama orang utan agar mereka tidak kehilangan rumah mereka,” tulis @krisnalaksmi.

Ada yang berharap wacana ini tidak menggerakkan para calo tanah untuk menaikkan harga tanah. " Semoga calo tanah nggak bermain walau mustahil (pasti mainlah),” tulis @rbguitarsandharp. 

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair