Keren, Cara Training Perusahaan Ini Bakal Buat Kamu Takjub

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 15 Juli 2018 15:01
Keren, Cara Training Perusahaan Ini Bakal Buat Kamu Takjub
Seperti apa bentuknya?

Dream – Perusahan yang baru merekrut pegawai biasanya akan menggelar pendidikan untuk para newby. Pelatihan biasanya digelar di kantor atau lokasi tertentu dengan maksud membuat si pegawai memiliki pengetahuan tentang perusahaan atau cara berjualan yang efektif pada para sales. 

Tapi cara pelatihan yang dilakukan perusahaan real estate ini benar-benar berbeda. Kamu akan dibuat takjub dengan ide mereka.

Perusahaan agen properti itu bernama eXp Realty. Meski bersatus perusahaan properti, namun manajemennya tak pelit dalam berinvestasi di sektor teknologi khususnya, virtual reality (VR).

Dilansir dari Odditty Central, Minggu 15 Juli 2018, eXp Realty membangun kantor VR yang memungkinkan para agen dan broker berinteraksi dan bersosialisasi di tempat tersebut.

Pendiri dan CEO eXp Realty, Glenn Sanford, mendirikan perusahaan pada 2007. Ketika itu, pasar properti sedang jatuh. Sanford mengatakan dia tak sanggup membeli/menyewa ruang kantor untuk bekerja.

Sanford dan tim memutuskan untuk membuat kantor virtual dan mengandalkan layanan Google Docs, spreadsheet, solusi manajemen proyek, dan aplikasi Slack untuk membantu karyawannya bekerja sama tanpa berbagi ruang yang sama. eXp Realty juga memanfaatkan teknologi cloud.

Sepintas kampus VR yang bernama VirBella ini mirip dengan permainan. Tapi di tempat inilah perusahaan pialang bisa menggunakan kampus virtual untuk melatih karyawannya. Pada awal 2018, eXp Realty memiliki sekitar 6.500 broker. Kini, jumlahnya meningkat menjadi 12 ribu.

“ Kampus virtual adalah bagian besar dari mesin pertumbuhan kami. Jika kami memiliki kantor fisik, pertumbuhan ini tidak akan terjadi,” kata Chief Technology Officer, Scott Petronis.

Kampus ini juga bisa merekrut talent terlepas dari lokasinya. Selama memiliki koneksi internet, orang-orang VirBella bisa berinteraksi dengan teman-teman mereka dan manajemen perusahaan melalui avatar.

“ Orang-orang kami dapat berkolaborasi dan merasa mereka benar-benar ada bersama. Mereka bisa memiliki pengalaman seperti berada di kantor, berdiri di depan papan tulis, dan benar-benar bisa ngobrol,” kata Petronis.

(Sah)

Beri Komentar