Wuz! Top Speed 350 Km/Jam, Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung hanya Butuh Waktu 40 Menit

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 5 Desember 2022 18:48
Wuz! Top Speed 350 Km/Jam, Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung hanya Butuh Waktu 40 Menit
Jika dihitung dengan perjalanan terintegrasi menggunakan LRT atau KA Feeder, waktu tempuh Jakarta-Bandung dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) hanya satu jam.

Dream - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mengklaim perjalanan dari Jakarta ke Bandung menggunakan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) hanya membutuhkan waktu satu jam saja. Waktu tempuh ini bisa dicapai setelah dilakukan integrasinya angkutan bersama LRT Jabodebek dengan KA Feeder.

“ Hadirnya LRT Jabodebek dan KA Feeder ini akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun KCJB melalui sistem transportasi yang bebas kemacetan dan tepat waktu,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Senin, 5 Desember 2022.

Dengan LRT Jabodebek, penumpang cukup menempuh waktu selama 20 menit dari Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas menuju Stasiun LRT Jabodebek Halim.

Penumpang selanjutnya dapat langsung berpindah dari Stasiun LRT Jabodebek Halim ke Stasiun KCJB Halim karena kedua layanan tersebut telah terintegrasi pada lokasi yang sama.

1 dari 6 halaman

Semakin memudahkan masyarakat, KAI juga sudah menerapkan teknologi paling modern dalam operasional LRT Jabodebek yang dapat terlihat dari headway LRT Jabodebek pada rute Dukuh Atas - Halim pada jam sibuk dapat mencapai 8 menit sekali. 

" Masyarakat juga dapat menggunakan KRL Commuterline menuju stasiun yang terkoneksi dengan LRT Jabodebek yaitu Stasiun Sudirman dan Cawang untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menggunakan LRT ke Stasiun KCJB Halim," tambah Joni.

lrt jabodatebk© Dok. KAI

Setelah menempuh perjalanan LRT Jabodebek selama 20 menit, perjalanan KCJB dari Stasiun KCJB Halim menuju Stasiun KCJB Padalarang akan ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 30 menit.

2 dari 6 halaman

Di Padalarang, KAI telah menyediakan layanan KA Feeder yang jadwalnya menyesuaikan dengan jadwal kedatangan KCJB. Adapun waktu tempuh KA Feeder KCJB untuk menuju Stasiun Bandung adalah hanya 18 menit.

" Dengan menggunakan layanan kereta api yang sudah terkoneksi tersebut, maka total waktu yang dibutuhkan antar pusat Kota Jakarta dan Bandung sekitar satu jam perjalanan. Dengan teknologi dan SDM terbaik KAI akan memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api tersebut beroperasi tepat waktu seperti layanan KAI yang sudah ada saat ini" tegas Joni.

      View this post on Instagram      

A post shared by Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (@keretacepat_id)

3 dari 6 halaman

Joni berharap hadirnya LRT Jabodebek dan KA Feeder KCJB, dapat menjadi daya tarik masyarakat untuk menggunakan KCJB yang merupakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara.

KA Feeder© Dok. KAI

" KAI sebagai pemimpin konsorsium PT PSBI yang memiliki saham mayoritas dari KCIC berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan KCIC sebagaimana harapan pemerintah dan masyarakat,” tutup Joni.

4 dari 6 halaman

Ridwan Kamil Ungkap Rute Kereta Cepat Bandung-Surabaya

Dream - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bakal disambung ke Surabaya.

Rute Jakarta-Surabaya itu akan melewati beberapa kota besar, mulai dari Kertajati, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun hingga Surabaya, yang akan mulai dilakukan ketika proyek kereta cepat Jakarta-Bandung selesai.

" Doakan jika lancar, tahap berikutnya adalah rute Bandung-Kertajati-Purwokerto-Yogya-Madiun-Surabaya. Diharapkan investasi lebih murah karena rutenya melipir jalan tol sehingga tidak banyak pembebasan lahan. Aamin," tulis Ridwan Kamil dalam Instagram @ridwankamil, dikutip Jumat, 18 November 2022.

Ridwan juga sempat membagikan pengalamannya menjajal kereta cepat Jakarta-Bandung itu. Kereta yang dipakai sebagai adalah kereta inspeksi.

5 dari 6 halaman

Katanya tidak ada guncangan sama sekali, kereta berjalan dengan lembut. Testing itu juga disaksikan Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jin Ping secara online dari Nusa Dua Bali. 

" Tidak ada guncangan sama sekali, karena kereta berjalan dengan lembut. Semoga Juni 2023 sudah bisa dipergunakan bagi publik dan meningkatkan ekonomi Jawa Barat dan DKI berlipat-lipat," ungkap Ridwan.

Kereta testing itu melaju dengan kecepatan 80 km/jam, yang sebenarnya mempunyai kecepatan 350 km/jam. 

" Jakarta Bandung yang biasanya 3 jam 20 menit atau 200 menit akan dipangkas menjadi 40 menit," tulis Ridwan.

6 dari 6 halaman

Suami Atalia Praratya itu berharap proyek kereta ini dapat selesai Juni 2023 dan dampaknya dapat meningkatkan laju perekonomian ekonomi Jawa Barat dan Jakarta berlipat-lipat.

" Tinggal di Bandung dan kerja di Sudirman-Thamrin Jakarta, sekarang menjadi mungkin. Karena konsep jarak bukan lagi ‘berapa jauh’ tapi ‘berapa lama’," pungkasnya.

Sebagai informasi, kereta cepat Jakarta-Bandung akan menggunakan generasi terbaru CR400AF yang memiliki panjang trase 142,3 km yang terbentang dari Jakarta hingga Bandung, demikian dilansir dari laman KCIC.

Nantinya kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki empat stasiun pemberhentian Halim, Karawang, Padalarang, Tegalluar dengan satu depo yang berlokasi di Tegalluar.

Setiap stasiun akan terintegrasi dengan moda transportasi massal di setiap wilayah.

 

Beri Komentar