Pernah Diejek Pencetak Utang, Ini Kata Sri Mulyani Kerja Bareng Menhan Prabowo

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 23 Oktober 2019 16:36
Pernah Diejek Pencetak Utang, Ini Kata Sri Mulyani Kerja Bareng Menhan Prabowo
Keduanya pernah jadi sorotan gara-gara utang.

Dream – Ada yang menarik di Kabinet Indonesia Maju yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, bekerja dengan rekan sesama menteri, Prabowo Subianto, yang didapuk sebagai menteri pertahanan.

Seperti yang diketahui, saat kampanye pilpres 2019, Prabowo beberapa kali melempar kritik kepada Sri Mulyani.

Salah satunya adalah kinerja utang Indonesia. Malah, mantan pejabat Bank Dunia disebut sebagai menteri pencetak utang.

Menanggapi hal itu, Sri Mulyani mengaku tak memiliki dendam kepada calon presiden nomor urut 02 dalam Pilpres 2019 itu. Dia malah siap bekerja sama dengan Prabowo.

" Ya tidak apa-apa kan kita kerja. Kita bekerja di bawah pimpinan bapak presiden," kata Sri Mulyani saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 23 Oktober 2019.

1 dari 5 halaman

Fokus Kerja

Sri Mulyani menyebut dirinya akan fokus kerja ke depannya. Dia ingin mendorong kualitas sumber daya manusia (SD)M, terutama di bidang pendidikan, tenaga kerja, sampai pengentasan kemiskinan. 

Penyabet gelar menteri keuangan terbaik dunia ini juga akan meningkatkan kompetensi, inovasi, dan daya saing Indonesia. Dengan begitu, angka defisit neraca berjalan bisa ditekan.

“ Tentunya melalui peningkatan kualitas dari proses industrialisasi di Indonesia, policy perdagangan,” kata dia.

2 dari 5 halaman

Jangan Lagi Disebut Menteri Keuangan, Tapi Menteri Pencetak Utang

Sekadar informasi, saat berkampanye, Prabowo mengaku prihatin terhadap utang Indonesia yang cukup besar. Dengan banyaknya utang, dia ingin menyindir nama Menteri Keuangan diganti nama menjadi Menteri Pencetak utang.

Prabowo berjanji, jika terpilih sebagai pemimpin Indonesia, akan mengumpulkan putra dan putri terbaik bangsa bersama Sandiaga Uno.

" Kita akan kumpulkan yang terbaik dari semua kelompok etnis, dari semua suku, semua agama, dari semua latar belakang. Yang terbaik kita kumpulkan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia," kata dia.

3 dari 5 halaman

Utang Menumpuk Sengsarakan Rakyat

Pria yang kini menjabat sebagai menteri pertahanan ini mengungkapkan utang Indonesia yang menumpuk bisa menyengsarakan rakyat. Prabowo mengibaratkan utang itu sebagai penyakit kronis.

" Ini kalau ibarat penyakit, saya katakan stadium sudah cukup lanjut, sudah lumayan parah. Utang menumpuk terus, kalau menurut saya, jangan disebut lagi lah ada menteri keuangan," kata dia.

Prabowo juga sempat menyarankan Sri Mulyani untuk dicopot. " Mungkin (Ganti) menteri pencetak utang. Bangga untuk utang, (tapi) yang suruh bayar orang lain," kata dia.

4 dari 5 halaman

Sosok Sri Mulyani Indrawati, Sang Menkeu Empat Kabinet

Dream – Sri Mulyani Indrawati menjadi satu-satunya calon menteri kabinet Jokowi-Maruf Amin yang dengan tegas mengungkapkan posisinya. Untuk kedua kalinya di era Joko Widodo (Jokowi), Sri Mulyani akan menjadi kembali sebagai menteri keuangan.

Posisi menteri keuangan telah menjadi langganan Sri Mulyani sejak tahun 2005. Karier alumni Universitas Indonesia di jajaran pemerintahan dimulai ketika Sri Mulyani diminta mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenes pada 21 Oktober 2004 – 7 Desember 2005.

Kala itu Sri Mulyani menggantikan Kwik Kian Gie dalam program reshuffle yang digulirkan SBY-JK.

 

 

Kariernya sebagai bendahara negara baru dimulai pada 7 Desember 2005. Menggantikan Jusuf Anwar, Sri Mulyani didapuk menjadi Menkeu yang diembannya hingga masa kabinet SBY-JK berakhir di tahun 2009. 

Di masa kabinet SBY-Boediono, wanita yang gemar berolahraga bola voli ini sempat kembali diangkat menjadi menteri keuangan. Namun kali ini Sri Mulyani hanya menjabat selama setahun mulai dari 22 Oktober 2009 sampai 20 Mei 2010.  

Sri Mulyani sempat berkiprah di luar negeri saat didapuk menjadi managing director di World Bank pada 2010—2016.

Terpilihnya Jokowi-Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014 membawa kembali Sri Mulyani berkarier di dalam negeri. Dia masuk ke Kabinet Kerja Bambang P. S. Brodjonegoro yang dialihtugaskan menjadi Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Dalam perjalanan kariernya sebagai menkeu, pemegang gelar doktor bidang ekonomi University Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat ini juga pernah memegang dua jabatan sekaligus. Dia pernah menjadi pelaksana tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Boediono yang dipinang SBY menjadi Wapres. 

5 dari 5 halaman

Sosok Antikorupsi

Saat menjabat di pemerintahannya, Sri Mulyani terkenal sebagai sosok antikorupsi. Saat pertama kali menjabat, kebijakan pertamanya adalah memecat petugas yang korupsi di lingkungan Kementerian Keuangan. Wanita ini juga memprakarsai reformasi dalam sistem pajak dan keuangan Indonesia. Sri Mulyani mendapatkan reputasi sebagai menteri yang berintegras dan bisa meningkatkan investasi langsung dari luar negeri, dari US$4,6 miliar pada 2004 menjadi US$8,9 miliar pada 2005.

Tak hanya di situ, wanita kelahiran Bandar Lampung pada 1962 ini juga disorot internasional karena bisa menagih pajak kepada Google dan Facebook.

Prestasi-prestasi Sri Mulyani ini mendapatkan apresiasi dari internasional. Misalnya, dia dinobatkan sebagai Euromoney Finance Minister of The Year oleh majalah Euromoney pada 2006. Sri Mulyani juga masuk daftar wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes pada 2008. Pada 2018, dia dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia di World Government Summit di Uni Emirat Arab.

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik