Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kementerian Keuangan Menunjuk BRI Syariah Sebagai Bank Persepsi Penerima Pajak Negara. (Foto: BRI Syariah)
Dream – Kementerian Keuangan menunjuk PT BRI Syariah sebagai bank persepsi penerima pajak negara secara elektronik melalui Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2). Nasabah perorangan maupun individu nantinya bisa membayar pajak lewat bank syariah ini.
MPN G2 adalah layanan BRI Syariah dalam menerima setoran penerimaan negara dari wajib pajak setiap hari tanpa melihat nominal pembayaran.
“ MPN G2 ini akan memberikan kemudahan kepada nasabah dalam melakukan pembayaran pajak secara online serta tidak perlu khawatir akan terjadi penyimpangan dalam membayar kewajibannya,” kata Direktur Operasional BRI Syariah, Wildan, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulis BRI Syariah yang diterima Dream, Jumat 12 Mei 2017.
Dia mengatakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) ini tidak mengenakan biaya pada layanan pembayaran pajak. “ BRI Syariah berharap dapat memberikan layanan yang optimal dalam pelayanan penerimaan negara,” kata dia.
Lewat MPN G2, kata Wildan, nasabah yang membayar lewat teller, akan terkoneksi dengan cash management system (CMS) BRI Syariah. Dengan begitu, nasabah juga bisa membayarnya lewat CMS.
“ Ke depan, BRI Syariah juga akan membangun pembayaran MPN G2 ini melalui Mobile BRIS,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya