Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ilustrasi.
Dream - Pemerintah memutuskan untuk memanfaatkan ruang udara di wilayah selatan Jawa yang selama ini terlarang bagi penerbangan sipil. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyetujui usulan yang diajukan oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.
Usulan ini juga telah disetujui oleh Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara.
" Diharapkan mudah-mudahan bulan Agustus, 17 Agustus sampai dengan 17 September nanti evaluasinya, ruang selatan itu bisa dimanfaatkan," kata Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, di Jakarta, dikutip dari situs setkab.go.id, Kamis 14 Juli 2016.
Dengan dimanfaatkannya ruang selatan wilayah Jawa untuk penerbangan sipil, Pramono mengatakan Jokowi juga memutuskan untuk mengembangkan wilayah tersebut. Tapi, pada prinsipnya, pemanfaatan jalur selatan ini bisa memangkas biaya avtur dan harga tiket. Misalnya, penerbangan ke Bali bisa menghemat avtur hingga 15 persen dan harga tiket bisa turun 10 persen.
Selain itu, Pramono mengatakan ruang udara di wilayah Jawa bagian utara sudah sangat padat. Bahkan, disebut-sebut terpadat kelima di dunia.
" Tadi Presiden sudah memerintahkan kepada kami untuk menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) agar jalur selatan bisa segera difungsikan," kata dia.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele