Stres Bisa Memicu Penggunaan Narkoba Di Tempat Kerja. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, lingkungan kerja yang tekanannya tinggi, bisa memicu karyawannya untuk menggunakan narkoba. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistyo.
“ Karena kita tahu dalam satu bisnis yang penuh stress, penuh ketegangan, itu banyak orang jadi ingin pakai,” kata Tito di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin 21 Mei 2018.
Tito berharap penyalahgunaan narkoba tidak terdapat di dunia pasar modal, bahkan pelaku pasar modal diharapkan jauh-jauh dari barang haram itu.
Untuk menangkal pencegahan dan pemberantasan narkoba, BEI menggandeng dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“ Kami meminta BNN untuk me-warning kita. Regulator mungkin bisa jadi me-warning. Nah, player-player banyak yang ditakutkan. Moga-moga sih tidaklah di Indonesia ini,” kata dia.
Tito menegaskan semua pelaku industri pasar modal diajak menjadi agen-agen pemberantasan narkoba, baik di tengah masyarakat maupun lingkungan pasar modal sendiri.
“ Banyak orang tak tahu mesti ngapain. Laporkan. Ada nomor khusus yang berlaku. Kalau lihat ada orang yang pakai, laporkan. Orang tua itu kadang tak berani lapor, takut dimarahin anaknya,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru