Temukan Koin Tua di Kaleng Permen, Tak Disangka Berharga Rp4 Miliar

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 25 Oktober 2021 08:47
Temukan Koin Tua di Kaleng Permen, Tak Disangka Berharga Rp4 Miliar
Koin-koin ini dibuat sekitan 1700-an dan susah didapat.

Dream - Jika kamu suka menyimpan koin di dalam celengan atau kaleng bekas, coba buka sekarang. Siapa tahu ada koin langka yang bisa membuatmu kaya raya dalam semalam.

Hal ini setidaknya dialami oleh Wentworth Beaumont. Shilling New England pada pertengahan abad ke-17 ditemukan di rumah keluarganya di Bywe Hall, Northtumberland.

Salah satu koin pertama Amerika Serikat ini ditemukan dalam kaleng kembang gula. Koin itu dicetak pada tahun 1652 untuk digunakan sebagai mata uang oleh pemukim awal di Massachusetts Bay Colony.

Dikutip dari BBC, koin itu diharapkan dapat dijual seharga 200 ribu poundsterling atau sekitar Rp3,9 miliar saat dilelang di London bulan depan. Beaumont.

Seorang penasihat seni mengatakan, kaleng kembang gula tua yang berisi koin langka itu ditemukan di ruang belajarnya.

" Saya belum pernah melihat sebelumnya dan ketika saya membukanya, saya pikir itu hanya koleksi koin tua yang agak aneh. Namun, karena saya tidak tahu apa-apa tentang koin, saya rasa itu layak untuk diperiksa," katanya.

1 dari 6 halaman

Koin Langka

Spesialis koin, James Morton yang memeriksa koin itu mengatakan, " saya hampir tidak bisa mempercayai mata saya ketika saya menyadari bahwa itu adalah contoh yang sangat baik dari shilling New England."

Dia menjelaskan, koin itu adalah bintang kolesi seperti shilling Pine Tree Massachusetts, dua dolar timah continental currency tahun 1776, medali perunggu Libertas Americana, dan beberapa koin emas palu Inggris.

Beaumont adalah keturunan William Wentworth yang mengunjungi New England pada tahun 1636. Beberapa anggota keluarganya melanjutkan posisi penting di kolonial Amerika.

" Saya hanya bisa berasumsi bahwa shilling dibawa kembali dari Amerika bertahun-tahun yang lalu oleh salah satu leluhur saya," tutup Beaumont.

Laporan: Elyzabeth Yulivia

2 dari 6 halaman

Berkat Penggalan Puisi, Harta Karun Rp14 Miliar Ditemukan

Dream - Ada-ada saja yang dilakukan multijutawan untuk menarik perhatian banyak orang. Misalnya orang super kaya yang satu ini, Forrest Fenn.

Pria yang bermukim di Santa Fe, Amerika Serikat, itu sengaja membuat perburuan harta karun. Harta karun ini berupa emas, permata, serta barang-barang langka, seperti giok dan perhiasan antik.

Nilainya mencapai lebih dari US$1 juta, sekitar Rp14 miliar. Harta karun itu disimpan di peti perunggu dan sepuluh tahun lalu disembunyikan di Pegunungan Rocky, Amerika Amerika Serikat.

Fenn memberikan petunjuk berupa puisi di otobiografi yang berjudul The Thrill of The Chase yang dirilis pada 2010. Dia ingin menciptakan suasana berburu harta karun dengan cara yang kuno.

3 dari 6 halaman

Harta karun itu berhasil ditemukan oleh seseorang yang tak mau disebut namanya. Harta karun itu ditemukan berdasarkan petunjuk dalam puisi Fenn.

" Saya tidak tahu orang yang menemukannya, tapi puisiku membawanya ke lokasi yang tepat," kata dia kepada The New Mexican.

Fenn mengaku senang dan sedih. Kolektor barang seni dan antik ini gembira bahwa harta karunnya telah ditemukan. Di sisi lain dia sedih karena " permainan" berburu harta karun telah berakhir.

Sumber: Metro.co.uk

4 dari 6 halaman

Temukan Bangkai Kapal, Ternyata Berisi Harta Karun Rp1.880 T

Dream – Sebuah perusahaan dari Korea Selatan, Shinil Group, menemukan kapal karam Rusia. Kapal yang tenggelam di laut laut lepas pantai Korea Selatan ini disebut-sebut memuat emas senilai US$130 miliar. Jika dirupiahkan nilai mencapai Rp1.880,37 triliun.

Dilansir dari Popular Mechanics, Kamis 19 Juli 2018, kapal itu adalah kapal perang Rusia, Dmitri Donskoi. Kapal Dmitri karam saat perang Rusia—Jepang pada 1905. Perusahaan ini berencana untuk menyelamatkan emas yang dimuat oleh kapal ini.

Menurut Telegraph, Dmitri ditemukan kurang dari satu mil dari pantai Pulau Ulleung di kedalaman 1.423 kaki di Laut Jepang. Sebuah kapal selam jatuh ke bangkai kapal dan memotret gambar nama kapal di buritan dalam huruf Cyrillic.

5 dari 6 halaman

Shinil yang menemukan bangkai kapal ini berencana untuk mendapatkan emas. Perusahaan ini meminta bantuan perusahaan di Tiongkok, Kanada, dan Inggris.

Ketika tenggelam, kapal Dmitri dilaporkan membawa 5.500 kotak batangan emas dan 200 ton koin emas. Nilai mencapai US$130 miliar. Itu lebih dari dua kali anggaran pertahanan Rusia pada 2017 yang mencapai US$61 miliar (Rp882,33 triliun).

Jika berhasil ditemukan dan diangkat, Rusia akan mendapatkan separuh dari jumlah emas yang diselamatkan.

Kapal Rusia, Dmitri Donskoi.

 

6 dari 6 halaman

Sekadar informasi, kapal ini merupakan kapal penjelajah lapis baja milik Angkatan Laut Kekaisaran Rusia. Kapal tersebut dirilis pada 1883. Dia memiliki 4 senjata berukuran 8 inci, 14 senapan 6 inci, dan 4 tabung torpedo. Kapal yang berukuran 306 kaki ini memiliki bertenaga uap yang didukung oleh boiler pembakaran batubara.

Pada 1904, Jepang menyerang daerah kekuasaan Rusia di Far East. Dmitri menghindari kontak dengan musuh dan bertindak sebagai penjarah perdagangan. Pada 1905, kapal ini terlibat dalam Perang Tsushima—Jepang memenangkan perang ini.

Kapal tersebut rusak dan dikejar oleh kapal-kapal Jepang. Sehari setelah pertempuran, komandan kapal, Kapten Ivan Lebedev, kabur ke Pantai Ulleung dan mengevakuasi krunya di sana.

(Sah, Laporan: Erisa Riyana)

Beri Komentar