(Foto: Spink & Son/BNPS)
Dream - Seorang priia yang bekerja sebagai pengamat ekosistem kehidupan benar-benar telah mengubah kehidupannya secara tak sengaja. Pria itu menemukan koin langka di sebuah ladang menggunakan detektor logam amatir.
Awalnya koin itu hanya dianggap sebagai uang langka hingga dia mengunggahnya ke Facebook. Tak disangka seorang ahli mengungkapkan jika koin penemuannya merupakan koin emas pertama di Inggris.
Dilansir dari Metro.co.uk, Selasa, 25 Januari 2022, pria beruntung tersebut bernama Michael Leigh-Mallor. Dia menemukan koin berharga itu di sebuah lahan pertanian Devon, Inggris pada September 2021 lalu.
Dari hasil penelitian seorang pakar diketahui koin langka tersebut diduga sen emas Henry III yang sudah berusia 800 tahun.
Dalam sebuah lelang yang digelar belum lama ini, koin emas pertama di Inggris itu terjual 648 ribu poundsterling atau sekitar Rp12,5 miliar.
Harga lelang telah menjadikan koin itu sebagai koin tunggal paling berharga yang ditemukan di Inggris dan koin Inggris abad pertengahan termahal yang dijual di lelang.
Sen Raja Henry III itu dibuat sekitar tahun 1257 oleh William dari Gloucester, dengan emas yang diimpor dari Afrika Utara, berdiameter kurang dari satu inci.
" Tak hanya menjadi koin tunggal paling berharga yang ditemukan dalam sejarah Inggris, tetapi juga koin Inggris Abad Pertengahan paling berharga yang pernah dijual lewat lelang," kata Gregory Edmund, spesialis di Spink & Son..
Para ahli mengatakan bahwa sen Henry III menunjukkan potret sejati pertama seorang raja Inggris.
Sang penemu awalnya tak menyangka jika koin yang ditemukannya memiliki nilai yang sangat mahal. Dia baru menyadarinya setelah bertemu dengan seorang hali dari balai lelang Spink, London, Inggris.
Setelah mendapatkan uang hasil pelelangan tersebut, Leigh-Mallory akan membagi uang tersebut 50/50 dengan pemilik tanah di mana koin emas tersebut ditemukan. Dengan demikian keduanya akan membawa pulang sekitar 324 ribu poundsterling atau Rp6,25 miliar.
Dream - Anjing boleh saja jumawa sebagai hewan pelacak terbaik. Namun pemilik musang boleh berbangga karena kemampuan hewan ini dalam mencari uang buat majikannya.
Bakat menggiurkan ini terungkap setelah para ahli mempercayai musang yang mencari makanan telah menemukan harta karun tak ternilai berupa 200 koin masa Romawi.
Koin-koin langka, dan berharga tersebut ditemukan dalam sebuah liang.
Meski para peneliti tak menemukan bukti fosil musang di dekatnya, mereka meyakini penjelasan paling masuk akal adalah musang menemukan hasil `tangkapannya` itu saat mencari makanan.
Penemuan koin Romawa ini sendiri telah menjadi harta karun terbanyak yang pernah ditemukan di utara Spanyol. Koin itu terkubur di dalam gua La Cuesta di Asturias, barat laut Spanyol, pada April 2021.
Publik baru mengetahui penemuan tersebut setelah muncul sebuah laporan dari para peneliti Spanyol.
Pemikiran bahwa musang sebagai penimbun koin Romawi kuno itu muncul karena musim dingin di awal 2021 berlangsung ekstrem di Spanyol. Hewan itu tidak mungkin bisa menemukan sumber makanan biasa seperti buah beri, cacing, atau invertebrata kecil.
Penemuan koin Romawi kuno ini terjadi secara tak sengaja. Roberto Guiza, seorang warga setempat mengaku tersandung sesuai di dalam gua bersama dua arkeologi lainnya.
Ditaksir koin Romawi langkan dan berharga itu berasal dari abad 3-5 masehi. Beberapa bahkan diduga berasal dari percetakan di London dan Antiokhia.
Para ahli percaya bahwa seseorang menyembunyikan koin di dalam gua selama ketidakstabilan politik sebelum kedatangan Suebi, bangsa Jermani yang menginvasi wilayah tersebut pada tahun 409 M.
Gua La Cuesta terletak hanya 16 meter ke dalam dinding Sungai Nalon.
Rongga ini, yang diakses oleh lereng tanah liat curam yang ditutupi dengan hutan, populer di kalangan pemburu harta karun abad ke-18 dan dikenal sebagai gua raja barbar imajiner bernama Godulfo.
Surat kabar Spanyol El Pais melaporkan bahwa tangkapan itu diyakini sebagai bagian dari simpanan yang jauh lebih besar, yang masih hilang.
Advertisement