Hal Pertama Harus Dilakukan Bank Syariah BUMN Hasil Merger

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 15 Oktober 2020 19:47
Hal Pertama Harus Dilakukan Bank Syariah BUMN Hasil Merger
Konsolidasi bisa membuka peluang Indonesia jadi pusat di global.

Dream – Konsolidasi lembaga keuangan syariah dipercaya bisa berdampak pada meningkatnya pertumbuhan dan bisnis industri keuangan syariah di Tanah Air. Ini membuka peluang Indonesia menjadi pusat perkembangan ekonomi syariah di kancah global semakin terbuka.

Direktur Jasa Keuangan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Taufik Hidayat menilai langkah menuju target tersebut setidaknya sudah dimulai dengan penggabungan tiga bank umum syariah pelat merah. Diketahui enam bank milik pemerintah, termasuk 3 induk usaha bank syariah BUMN,  telah menandatanganinya Conditional Merger Agreement (CMA) Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN.

Menurut Taufik dampak positif merger lembaga keuangan syariah bisa muncul karena efisiensi yang tercipta dari aksi tersebut. Selain itu, tambahan modal juga akan dinikmati entitas-entitas yang terlibat dalam aksi konsolidasi.

“ Semakin kuat dan besar lembaga keuangan, akan semakin mudah memenuhi asas economies of scale. Dengan beroperasi lebih efisien maka tingkat kompetitifnya semakin meningkat dan pada gilirannya bisa banyak membantu penetrasi dan pengembangan industri keuangan syariah secara khusus, dan ekonomi syariah secara umum,” kata Taufik di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 15 Oktober 2020.

Hingga Juli 2020, nilai aset industri keuangan syariah tumbuh 20,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp1.639,08 triliun. Pertumbuhan ini diikuti peningkatan market share keuangan syariah terhadap industri keuangan nasional menjadi 9,68 persen.

Meski meningkat, market share keuangan syariah masih terhitung kecil. Apalagi, saat ini tingkat literasi masyarakat atas keuangan syariah masih di angka 8,93 persen.

1 dari 2 halaman

Bank Syariah Hasil Merger Harus Temukan Diferensiasi Bisnis

Selain merger, untuk mendorong pertumbuhan keuangan syariah, diferensiasi bisnis harus dimiliki pelaku industri ini. Taufik menyebut, keunikan bisnis syariah bisa didorong oleh perbankan dan industri keuangan non-bank dengan memperbaiki produk-produk berbasis risk-sharing serta memperkuat sinergi dengan Islamic social finance.

“ Bisa dalam bentuk layanan otomatis zakat untuk dana yang sudah mencapai nisab, atau layanan digital yang mempermudah nasabah melakukan transaksi ZISWAF. Diferensiasi juga bisa dengan mengoptimalkan pembiayaan berbasis sewa (ijarah muntahiya bittamlik) dan riil murabahah,” kata dia.

Pada kesempatan terpisah, Ketua Hukum dan HAM PP Pemuda Muhammadiyah, Razikin, menyebut merger bank syariah BUMN adalah hadiah bagi umat Islam di Indonesia.

“ Kebijakan ini merupakan hadiah bagi umat Islam Indonesia sebagai penduduk mayoritas, dan populasi muslim terbesar di dunia. Hadirnya bank yang sejalan dengan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan Islam sudah lama dinantikan,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Bukti Keberanian

Razikin menilai aksi merger bank syariah BUMN merupakan bukti keberanian pemerintah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan berbasis nilai-nilai Islam. Hal ini patut diapresiasi, di tengah masih kuatnya dominasi sistem keuangan dan perbankan konvensional di dunia dan Indonesia.

Eks Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini berkata, kehadiran bank merger syariah akan membawa dampak positif bagi pengembangan ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia. Apalagi, kemunculan bank merger syariah ini tepat di kala tren gaya hidup Islami tengah merebak di masyarakat.

“ Keyakinan itu saya dasarkan pada maraknya gaya hidup Islami terutama kelas menengah muslim di perkotaan yang sangat marak. Ini merupakan peluang bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, peluang bagi penguatan fondasi ekonomi Indonesia yang berbasis syariah, dan peluang Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia,” kata Razikin.

Dia juga yakin layanan dan fasilitas bank syariah hasil merger nanti tak hanya bisa dinikmati oleh umat muslim. Alasannya, prinsip syariah yang universal membuat siapapun orang dapat menggunakan layanan keuangan ini.

“ Saya yakin sistem ini tidak hanya digunakan oleh kalangan Islam, tetapi kalangan di luar Islam pun akan menggunakan bank syariah ini,” kata Razikin. 

Beri Komentar