Libur Weekend Pegawai Microsoft Ditambah Sehari, Hasilnya Mengejutkan

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 5 November 2019 12:31
Libur Weekend Pegawai Microsoft Ditambah Sehari, Hasilnya Mengejutkan
Meski jam kerja berkurang, Microsoft untuk banyak dari kebijakan ini.

Dream - Perusahaan teknologi raksasa dunia, Microsoft membuat terobosan untuk memacu produktivitas pegawai. Bukannya menambah jam kerja, perusahaan malah memperpanjang hari libur.

Aturan ini dicoba di cabang Microsoft di Jepang, negara yang dianggap menghadapi masalah keseimbangan hidup dan kerja. Caranya, pegawai mendapat tambahan libur akhir pekan satu hari.

Meski jam kerja pegawai berkurang 20 persen, produktivitas pegawai malah bertambah 39,9 persen.

Microsoft memberlakukan kebijakan libur di hari Jumat kepada 2.300 pegawainya selama program Work-Life Choice Challenger Summer 2019.

Selama program ini berlangsung, para pegawai tetap mendapat tunjangan dan gaji sesuai penghasilan mereka saat hari kerja normal.

 

1 dari 2 halaman

Hasilnya Mengejutkan

Tak hanya produktivitas yang naik, jumlah pegawai yang membolos juga turun 25,4 persen. Sementara penggunaan listrik berkurang drastis 23,1 persen.

Jepang diketahui menjadi negara dengan tingkat kepuasan kerja terendah di dunia.

Salah satu alasan meningkatkan produktivitas pegawai adalah banyak pegawai menyadari jika mereka selama ini kekurangan waktu untuk bekerja karena terlalu banyak rapat.

Alhasil mereka memangkas masalah keduanya, mempersingkat atau melakukan rapat online daripada tatap muka.

 

2 dari 2 halaman

Pegawai Puas

Hasil ini mungkin mengejutkan karena 92,1 persen pegawai merasa puas dengan sistem kerja empat hari. Dan Microsoft mempertimbangkan untuk melakukan program ini pada musim panas mendatang.

Mereka juga mengatakan akan mengkaji aturan serupa pada waktu yang berbeda.

Ide untuk membuat kebijakan libur tiga hari sebetulnay bukan hal yang baru. Pada September lalu, pejabat Inggris John McDonnel pernah berjanji akan memangkas rata-rata jam kerja pegawai menjadi empat hari tanpa kehilangan hak gajinya.

" Kita harus hidup untuk bekerja, bikan bekerja untuk hidup. Rakyat di negara kita memiliki jam kerja terpanjang di Eropa" katanya.

(Sah, Sumber: metro.co.uk )

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone