Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Indonesia mulai menyasar dana investor Negeri Arab. Terbukti, pemerintah Indonesia baru saja mencatatkan surat utang syariah (sukuk) bernilai US$ 6 miliar kemarin.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro bahkan didaulat membuka sesi perdagangan Bursa Saham Dubai sebagai perayaan pencatatan surat utang tersebut.
Mengutip laman Zawya, Senin, 14 September 2015, Indonesia mencatatkan empat seri surat utang syariah atau sukuk dengan total US$ 6 miliar.
Menteri Sekretaris Kabinet Uni Emirate Arab, Mohammed Abdulla Al Gergawi, mengatakan pencatatan empat sukuk Indonesia ini merupakan jejak bersejarah dalam upaya Dubai menjadi pusat keuangan Islami dunia.
Dubai bahkan yakin pencatatan sukuk dari negara dengan populasi muslim terbesar di dunia ini berperan penting dalam mempromosikan sukuk ke seluruh dunia.
Outstanding pasar sukuk Dubai saat ini ditaksir mencapau US$ 36,7 miliar dengan porsi terbanyak, 93 persen, tercatat di Nasdaq Dubai.
Sementara itu, Bambang Brodjonegoro merasa terhormat bisa mencatatkan produk sukuk Indonesia di bursa Nasdaq Dubai.
" Tak hanya di pasar domestik, Indonesia juga aktif menerbitkan sukuk di pasar global," katanya.
Sejak debut perdananya pada 2009, Indonesia saat ini telah menerbitkan sukuk global senilai US$ 7,65 miliar.
Bambang bahkan mengklaim Indonesia sebagai penerbit sukuk global terdepan di dunia.
" Pencatatan sukuk kami di Nasdaq Dubai merupakan langkah penting dalam mempererat hubungan antara Indonesia, UEA, dan negara Timur Tengah," ujarnya.
Indonesia saat ini telah mencatatkan empat seri sukuk di Nasdaq Dubai. Sukuk pertama bernilai US$ 2 miliar, kedua sukuk dalam dua seri masing-masing bernilai US$ 1,5 miliar, dan satu suku bernilai US$ 1 miliar. Seluruhnya tercatat di bursa Nasdaq Dubai pada 31 Mei 2015.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya