Wajib Daftar, Pengajuan Sertifikasi Halal Membludak

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 10 Mei 2016 19:20
Wajib Daftar, Pengajuan Sertifikasi Halal Membludak
LPPOM MUI ingin konsumen terlindungi dari produk haram.

Dream - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menekankan pentingnya sertifikasi halal. Hal ini bertujuan untuk memberikan jaminan produk halal kepada konsumen.

" Sertifikat halal penting untuk memberikan jaminan pada konsumen," kata Wakil Direktur LPPOM MUI , Muti Arintawati, di Jakarta, Selasa 10 Mei 2016.

Muti mengatakan bahan baku produk bisa berasal dari berbagai sumber, bahkan dari barang-barang haram, misalnya dari babi. Ta hanya makanan, kini juga banyak produk kuas yang menggunakan bahan baku dari bulu dari babi.

Tak hanya dari babi, banyak bahan baku yang menjadikan suatu produk menjadi haram, misalnya bangkai hewan ternak yang tidak disembelih secara Islam, alkohol, binatang buas, organ manusia, dan darah.

" Walaupun berasal dari hewan yang dipotong secara halal, tetap saja darah binatang itu haram," kata dia.

Muti melanjutkan, saat ini, ada payung hukum yang mewajibkan produk-produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia itu harus memiliki sertifikat halal, yaitu Undang-Undang No. 33 Tahun 2016 tentang Jaminan Produk Halal. Produk yang wajib bersertifikat halal, tidak hanya barang, tapi juga produk jasa.

" Karena ada ketentuan ini, kami banyak menerima pendaftaran produk (untuk mendapatkan sertifikat halal). Belum lama ini ada produk kain yang (mendapatkan) sertifikat halal," kata dia.

Beri Komentar