Mantap! Perusahaan Ini Beri Cuti 3 Bulan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 21 Maret 2019 09:13
Mantap! Perusahaan Ini Beri Cuti 3 Bulan
Malah, cutinya bisa dipakai untuk kerja paruh waktu.

Dream – Biasanya perusahaan memberikan cuti tahunan selama 14 hari kerja. Namun, tak ada cuti terlama seperti yang diberikan oleh perusahaan ini.

Nggak tanggung-tanggung, perusahaan itu memberikan cuti tahunan selama 12 minggu atau tiga bulan. Dikutip dari World of Buzz, Kamis 21 Maret 2019, cuti ini sering disebut sebagai cuti kehidupan.

Berdasarkan Business Insider, perusahaan berbasis Australia memberikan yang terbaik bagi karyawan-karyawannya untuk bekerja yang fleksibel.

Manajemennya memberikan cuti selama 6 minggu—12 minggu per tahunnya. Perusahaan yang dimaksud adalah Ernst & Young (EY).

Firma akuntansi ini mengizinkan karyawannya menggunakan “ cuti kehidupan” untuk bepergian, bekerja paruh waktu, atau bersantai. Namun, EY tidak akan membayar karyawan yang mengambil cuti ini.

1 dari 1 halaman

Persilakan Karyawan Bekerja Paruh Waktu

Kabar baiknya, EY juga akan mengeksekusi dua inisiatif lain, yaitu bekerja paruh waktu atau paruh waktu dengan waktu tertentu. Kebijakan ini akan berlaku per 1 April 2019.

Saat diterapkan, pegawai bisa bekerja paruh waktu untuk periode tertentu. Misalnya, orangtua yang bekerja paruh waktu ketika musim libur sekolah. Karyawan juga bisa bekerja paruh waktu sampai tiga bulan.

“ Aturan bekerja secara fleksibel sangat penting karena ada kompetisi yang meningkat untuk talent,” kata perwakilan EY Oceania, Kate Hillman.

Kebijakan baru ini, kata dia, bertujuan untuk mengatasi permintaan akan lingkungan kerja yang fleksibel. EY memperkirakan fleksibilitas akan meningkatkan keterlibatan karyawan sebesar 11 persen.

Dia optimistis cara ini tidak akan membuat mereka kehilangan karyawannya, ketika memutuskan untuk mengejar hasrat di luar tempat kerja.

Misalnya, menjadi sukarelawan di luar negeri atau berpartisipasi dalam program pelatihan.

Kate mengatakan kebijakan ini juga dibuat karena banyak karyawan milenial yang masuk. Generasi ini menjadi fleksibilitas sebagai prioritas utama ketika mencari kerja.

Dikatakan juga tahun depan, diperkirakan 80 persen karyawan mereka adalah generasi milenial. “ Generasi milenial mendorong permintaan akan fleksibilitas karena preferensi mereka adalah pengalaman karier yang beragam,” kata dia.  (ism)

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-