Modal Buat Jadi Seorang MUA, Tak Sebesar Dibayangkan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 4 Februari 2019 19:15
Modal Buat Jadi Seorang MUA, Tak Sebesar Dibayangkan
Tak hanya keterampilan yang harus dipunya, kamu juga perlu siapkan uang untuk membeli peralatannya.

Dream – Dunia makeup belakangan berkembangan sangat pesat. Di media sosial, kamu bisa melihat sekaligus mempelajari kepiawaian makeup artist (MUA) mengubah penampilan biasa menjadi cantik memesona. 

Profesi MUA kini juga tak sekadar hobi. Beberapa orang telah sukses menjadi penata rias artis bahkan selebriti dunia. Tak heran jika banyak anak milenial yang tergerak hati untuk menjadi seorang MUA.

Tentu saja para MUA yang sudah punya nama tak datang dengan modal dengkul. Setelah mempunyai nama besar, mereka harus terus menggali pengetahuan baru baik melalui les kecantikan atau traveling ke luar negeri. 

Pertanyaannya, berapa, sih, modal awal yang diperlukan untuk menjadi seorang MUA?

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa 5 Februari 2019, seorang MUA bernama Firda Kurnia mengungkapkan seorang penata rias, pada dasarnya, tak membutuhkan banyak modal. Dengan modal yang minim, seseorang bisa menjadi MUA. Kuncinya, dia punya teknik dan kemampuan yang memadai.

“ Kira-kira Rp2 juta sudah cukup. (Modal) itu untuk makeup dasar yang dipakai untuk sehari-hari atau keperluan pesta,” kata Firda.

Wanita yang delapan tahun berkecimpung di bisnis MUA ini mengatakan menjadi seorang penata rias yang professional memerlukan proses. Yang ditekankan adalah cara memaksimalkan alat makeup dan keterampilan yang kuat agar bisa menjadi terkenal.

" Awalnya tentu kita patok harga jangan terlalu mahal, sambil cari nama. Istilahnya untuk promo atau semacamnya. Sambil menunjukkan bahwa dengan harga dan alat sesederhana itu, bisa menghasilkan karya yang bagus," kata dia.

1 dari 1 halaman

Begini Cara MUA Bisa Berkembang

Firda mengatakan yang paling penting adalah memanfaatkan penghasilan dari makeup untuk membeli peralatan makeup. Dia menyarankan hasil makeup tidak melulu dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, seperti baju.

“ Hasilnya harus dipakai lagi untuk upgrade alat makeup kita. Jadi nggak butuh waktu lama, peralatan kita itu udah bisa istilahnya 'naik kelas',” kata dia.

Firda mengatakan tata rias ini ibarat seni. Tak ada seni yang jelek. Intinya, seorang penata rias juga harus tetap belajar.

Walaupun sudah menjadi MUA professional sekalipun, tren tata rias terus bergeser. Jadi, ya, harus tetap belajar untuk terus berkembang dan naik kelas.(Sah)

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak