Mau Lolos Seleksi, Ini Tiga Lowongan CPNS yang Sepi Pelamar

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 9 Agustus 2017 12:46
Mau Lolos Seleksi, Ini Tiga Lowongan CPNS yang Sepi Pelamar
Kemungkinan kamu lolos menjadi CPNS lebih besar karena sepinya peminat bakal mengurangi persaingan.

Dream - Sedikitnya sudah 441.267 pelamar telah mendaftar online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dari sekitar 19 ribu formasi lowongan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Mahkamah Agung ada beberapa formasi yang sepi peminat.

Sebaliknya, formasi penjaga tahanan di Kementerian Hukum dan HAM dan calon hakim di MA menjadi yang terbanyak dipilih para pelamar.

Mengutip laman Menpan.go.id, Rabu, 9 Agustus 2017, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, formasi yang minim peminat adalah dokter spesialis penyakit dalam pertama dan dokter spesialis ginekologi pertama di Kemenkumham.

Pegawai Negeri Dilarang Pakai Internet© MEN

Sementara untuk pelamar pada Mahkamah Agung (MA) formasi umum, CPNS untuk calon hakim peradilan agama untuk formasi putra/putri Papua dan Papua Barat masih minim peminat.

Masih ada waktu 23 hari untuk para peminat untuk mendaftar online seleksi CPNS tahun ini. Pelamar diimbau untuk menyimak secara cermat rincian kualifikasi dan persyaratan dokumen yang diminta pada masing-masing jabatan.(Sah)

1 dari 2 halaman

Terungkap, Ini Posisi CPNS yang Paling Diminati Pelamar

Dream – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM telah dibuka. Pemerintah mencatat jumlah pelamar yang mendaftar di dua instansi ini sebanyak 240.822 orang.

Menurut laman setkab.go.id, Senin 7 Agustus 2017, posisi sebagai penjaga tahanan paling diminati pelamar. Jumlahnya mencapai 129.358 orang. Posisi yang paling diminati terbanyak ke dua adalah analisis keimigrasian pertama di Kemenkum HAM dengan jumlah pelamar mencapai 38.034 orang. Disusul auditor pertama Kemenkum HAM sebanyak 7.018 orang.

Formasi spesial yang paling diminati adalah penjaga tahanan untuk putra/putri Papua dan Papua Barat, diminati oleh 2.042 pelamar, pembimbing kemasyarakatan pertama untuk lulusan terbaik sebanyak 239 orang, analis keimigrasian pertama lulusan terbaik 1.553 pelamar.

Kemudian, pemeriksa merk pertama untuk lulusan terbaik 280 orang, analis perlindungan hak-hak sipil dan dan hak asasi manusia untuk disabilitas fisik 77 pelamar, calon hakim peradilan agama Mahkamah Agung untuk putri/putri Papua dan Papua Barat baru 7 pelamar.

Sebaliknya, formasi yang kurang diminati pelamar adalah dokter spesialis penyakit dalam. Jumlah pelamarnya hanya satu orang. Posisi dokter spesialis anak pun baru 6 orang pelamar. Data ini berdasarkan data rekap CPNS di situs https://sscn.bkn.go.id.

Deputi bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Iwan Hermanto, mengingatkan  seluruh pendaftaran CPNS untuk mengisi 19.210 formasi di Kemenkumham dan MA harus dilakukan melalui online ke https://sscn.bkn.go.id tidak terkecuali untuk pelamar dari daerah terpencil.

“ Jika ada pendaftaran peserta dari daerah terpencil, dapat saja instansi yang dilamar di daerah (kanwil/pengadilan di wilayah terdekat) membantu pendaftaran secara online, dengan meminta kelengkapan dokumen dari peserta yang berasal dari daerah terpencil/tidak memiliki jaringan komunikasi data,” kata dia melalui pesan tertulis.

Sebagaimana diketahui pemerintah membuka lowongan untuk 19.210 formasi di Kemenkumham dan MA. Pendaftaran dibuka mulai 1 Agustus sampai 31 Agustus 2017.

Calon pelamar hanya boleh mendaftar pada 1 (satu) instansi dalam satu periode/event pelaksanaan seleksi. Pendaftaran hanya boleh pada 1 (satu) instansi tersebut dimaksudkan pula hanya boleh mendaftar pada 1 (satu) jabatan dan 1 (satu) jenis formasi (salah satu diantara Formasi Umum, Formasi Cumlaude, Formasi Disabilitas, atau Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat).

 

2 dari 2 halaman

Waduh! Hati-hati, Banyak Pelamar CPNS Salah Kirim Berkas

Dream – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sudah lebih dari 350 ribu pelamar yang melakukan pendaftaran online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Mahkamah Agung (MA). Namun BKN mengungkapkan temuan mengejutkan.

Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN, Diah Eka Palupi, mengatakan banyak pelamar yang salah mengirimkan berkas lamaran CPNS. Banyak pelamar yang tidak mengirimkan berkasnya lewat PO BOX, tetapi justru mengirimnya ke kantor BKN.

“ Ada banyak berkas lamaran CPNS yang masuk ke BKN. Seharusnya tidak dikirim ke sini,” ujar Diah di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Selasa 8 Agustus 2017.

Dia mengatakan ada dua tahap pendaftaran CPNS ke MA dan Kementerian Hukum dan HAM. Pertama, registrasi secara online di www.sscn.bkn.go.id. Kedua, pengiriman berkas.

“ Untuk Kementerian Hukum dan HAM, (pelamar lulusan) S-1 saja yang diminta mengunggah berkas via online. Untuk berkas lamaran tersebut, dikirim melalui PO BOX dari masing-masing wilayah yang dituju dengan judul pengumuman penerimaan CPNS 2017 Kementerian Hukum dan HAM RI,” kata dia.

Sebelum mendaftar, Diah meminta calon pelamar meminta membaca prosedur pendaftaran dengan baik dan teliti, baik melalui situs pemerintah maupun swasta. Tujuannya untuk mencegah terjadinya salah kirim berkas.

“ Selalu waspada terhadap oknum-oknum nakal yang mengatasnamakan instansi terkait,” kata dia.

Sekadar informasi, pemerintah membuka 19.200 formasi CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM serta MA. Pendaftaran dilakukan mulai 1-31 Agustus 2017 melalui www.sscn.bkn.go.id.

Beri Komentar