Mensos Risma Lepas 15 Mantan Gelandangan dan Pengemis Bekerja di Waskita Karya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 22 Januari 2021 13:12
Mensos Risma Lepas 15 Mantan Gelandangan dan Pengemis Bekerja di Waskita Karya
Belasan orang ini akan bekerja sebagai tenaga lapangan proyek.

Dream – Menteri Sosial, Tri Rismaharini, melepas 15 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) untuk bekerja di PT Waskita Karya Tbk (Persero). Belasan orang ini telah dibina di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) “ Pangudi Luhur”, Bekasi, Jawa Barat.

Dikutip dari laman Kementerian Sosial, Jumat 22 Januari 2021, pembinaan PPKS sampai penempatan mereka ke dunia kerja tidak hanya dilakukan di balai milik Kemensos di Bekasi atau Jakarta, namun juga di balai-balai milik Kementerian Sosial seluruh Indonesia. Risma yakin dengan mendapat pekerjaan rutin di Waskita Karya, PPKS tersebut akan mendapatkan pemasukan maupun kehidupan yang lebih baik.

“ Saya bertanya pendapatan mereka, (kata mereka—red.) Rp30 ribu dan itu kadang untuk berdua. Kita bayangkan, bagaimana mereka bisa sewa rumah, mengontrak, apalagi membeli,” kata Risma saat menyerahkan PPKS untuk mulai bekerja di PT Waskita Karya, di Bekasi.

Sebelum mandiri, PPKS akan tinggal di balai milik Kementerian Sosial. Mantan wali kota Surabaya ini memastikan balai itu memberikan pelatihan kerja kepada PPPKS, tidak hanya di di Bekasi dan Jakarta.

1 dari 3 halaman

Diharapkan Bekerja di Daerah Masing-masing

Balai milik Kemnsos seluruh Indonesia akan bermitra dengan Waskita Karya, membuka kesempatan PPKS hasil binaan Kemensos bekerja di proyek-proyek mereka di seluruh Tanah Air.

“ Nantinya juga akan ada pekerjaan untuk mereka di Waskita Karya di seluruh Indonesia, tidak hanya di sini,” ujar Risma di lokasi proyek PT Waskita Karya Proyek di kawasan Tol Becakayu.

Sejauh ini, Kemensos masih menyiapkan 12 orang lagi yang siap bekerja. Risma berharap, mereka tidak tertarik ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Sebaiknya mereka mereka bekerja di domisili mereka masing-masing.

“ Sehingga, beban ibukota lebih ringan,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Waskita Karya Siapkan Proyek yang Menampung Eks Gelandangan dan Pengemis

Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono mendukung keputusan Kementerian Sosial ini. Perusahaan pelat merah terbantu oleh para tenaga kerja yang terlatih.

“ Kesempatan dan peluang di proyek itu ada. Apalagi, para PPKS ini sudah mendapatkan pelatihan, menurut kami ini baik, sehingga, kami tidak perlu banyak melatih. Terlebih pekerjaan di proyek ini adalah pekerjaan kasar yang bisa dilakukan semua orang,” kata Destiawan.

Waskita Karya memiliki banyak proyek yang bisa menampung PPKS, selama proyek itu masih banyak aktivitasnya. “ Kami juga akan menyiapkan tempat bagi mereka,” kata dia.

3 dari 3 halaman

Ingin Beli Rumah

Salah satu PPKS, di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) “ Pangudi Luhur” Bekasi yang akan bekerja di Waskita Karya, Pertinatus Aunsi (44), asal Manado, Sulawesi Utara mengungkapkan rasa syukur dan harapannya ke depan.

“ Terima kasih kepada Bu Risma, dan Balai Pangudi Luhur Bekasi yang sudah memberi kepercayaan kepada saya untuk bekerja di sini,” kata Pertinatus.

Dengan pelatihan dan pekerjaan, dia berharap bisa menabung untuk membeli rumah.

Sebelumnya, Pertinatus mendapat berbagai macam pelatihan di Balai Pangudi Luhur Bekasi, seperti berbudidaya ikan lele, keterampilan membuat pupuk kompos, budidaya tanaman hidroponik sampai montir. 

Beri Komentar