Merinding, Kisah Terima Undangan Wawancara Kerja di Menara Saidah yang Sudah Kosong Belasan Tahun

Reporter : Alfi Salima Puteri
Jumat, 28 Januari 2022 11:34
Merinding, Kisah Terima Undangan Wawancara Kerja di Menara Saidah yang Sudah Kosong Belasan Tahun
Pengakuan warganet ini menghebohkan para pengguna Twitter. Ia mengaku bahwa dirinya baru-baru ini dapat undangan interview yang berlokasi di gedung yang sudah lama tak berpenghuni itu.

Dream - Baru-baru ini Gedung Menara Saidah kembali viral di media sosial. Pasalnya, ada warganet mengaku mendapat undangan wawancara kerja di gedung yang tidak berpenghuni ini.

Pengakuan itu disampaikan oleh netizen kepada akun Twitter @worksfess yang sebelumnya mengunggah gurauan serta foto gedung Menara Saidah.

" Kalian yang anak rantau mau dapet kostan murah di JakSel, Rp400 ribu mau nggak kalau tinggalnya di Menara Saidah?" tanya si pengirim menfess (mention confess).

Cuitan tersebut dibalas oleh seseorang yang penasaran tentang Menara Saidah. Dia mengaku mendapatkan undangan wawancara kerja di gedung yang sudah terbengkalai tersebut. Ia juga membalas cuitan itu melalui akun Twitter @worksfess.

" Emang gedung ini kenapa nder? Kemarin baru-baru ini saya dapat undangan interview di sini. Cuma saya posisi di Tulungagung, jadi nggak dateng," tulisnya.

1 dari 2 halaman

Pengakuan warganet yang mendapatkan undangan wawancara kerja di Menara Saidah itu sontak menghebohkan jagat media sosial Twitter.

" Drop undangan interview-nya nder. Bisa buat jaga-jaga yang lain kalau dapat undangan di situ. Berarti company tersebut abal-abal. Bayangkan aja kamu dari Tulungagung beneran otw ke sana kan ya," komentar warganet.

" Gimana bisa gedung yang udah gak beroperasi dan kosong melompong sejak tahun 1996 ngirim undangan interview?" balas warganet.

Bahkan ada warganet yang juga mengingatkan bahwa undangan wawancara kerja di Menara Saidah itu diduga merupakan penipuan.

" Nder, undangannya abal-abal tuh. Saidah udah lama kosong. Masih ada yang jaga kadang, tapi bocah-bocah di bawah juga ada yang nongkrong sih. Gue kalau pulang kepengen naik kereta dari Cawang, turun di jembatan dan jalan samping-sampingan sama gedung ini. Via kolong," timpal warganet lainnya.

2 dari 2 halaman

Beri Komentar