Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Ma'ruf Amin (tengah, Berpeci Hitam).
Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menaruh harapan-harapan terhadap Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) untuk mengembangkan keuangan syariah. Salah satunya adalah mengalokasikan dana APBN ke keuangan syariah.
“ Paling tidak ada 10 persen APBN masuk ke syariah,” kata Ketua Umum MUI, Ma`ruf Amin, di Jakarta, Senin 24 Juli 2017.
Ma’ruf juga menginginkan bank-bank syariah milik bank pelat merah juga diperbesar.
Ma’ruf juga menginginkan komite ini agar tak hanya fokus terhadap keuangan syariah, seperti perbankan syariah dan asuransi syariah, tetapi juga sektor riil. Misalnya, pariwisata syariah yang kini mulai berkembang.
“ Jadi, kami harapkan ini ada intensifikasi dan ekstensifikasi,” kata dia.
Ma’ruf melanjutkan, KNKS yang nantinya diketuai oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga diharapkan, bisa menyusun kebijakan keuangan syariah yang lebih konkret.
Ini yang membuat Ma’ruf optimistis menjadi tiang baru ekonomi Indonesia. “ Kami optimistis ekonomi syariah bisa menjadi pilar baru ekonomi Indonesia,” kata dia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi