Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Terhitung mulai besok, Bank Indonesia (BI) bakal mendorong perbankan memacu likuiditas dan kapasitas pembiayaan untuk mendukung kegiatan ekonomi. Hal ini terjadi setelah Giro Wajib Minimum (GWM) primer dalam rupiah diturunkan.
Dalam Rapat Dewn Gubernur Bank Indonesia pertengahan bulan kemarin, bank sentral menurunkan GWM Primer dalam rupiah dari 7,5 persen menjadi 6,5 persen.
Untuk diketahui, GWM Primer adalah jumlah dana minimum yang wajib dipelihara oleh bank di BI yang besarnya ditetapkan oleh BI sebesar persentase tertentu dari Dana Pihak Ketiga (DPK). GWM Primer ditujukan untuk memengaruhi likuiditas sehingga dapat berpengaruh kepada suku bunga maupun kapasitas penyaluran kredit bank.
Dengan kata lain, persentase GWM primer yang lebih rendah akan menambah tools untuk ekspansi sebuah perbankan.
"Ketentuan mengenai penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dalam Rupiah, dari 7,5% menjadi 6,5%, akan mulai berlaku pada tanggal 16 Maret 2016," ujar Direktur eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara dalam ketarangan tertulisnya.
Ketentuan penurunan GWM primer dalam rupiah sendiri baru diputusan untuk bank umum konvensional. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/3/PBI/2016.
BI menegaskan penurunan GWM primer daam rupiah ini merupakan bagian dari pelonggaran kebijakan moneter, selain penurunan suku bunga acuan (BI rate).
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari